oleh

Keren! PT TeL PP Upgrade Mesin Berteknologi Finlandia

MUARA ENIM PT Tanjung Enim Lestari Pulp and Paper (PT TEL) mulai menerapkan teknologi pemasakan pulp dari sistem lo-solid menjadi Compact cooking G3 (generasi ke-3), yang dirancang dan dibuat oleh PT Valmet dari Finlandia.

Manager External Relation PT Tel, Indarto Susanto menuturkan dalam menerapkan teknologi asal negeri Skandinavia itu, PT Tel berinventasi senilai US 17 Juta Dollar.


“PT TEL adalah pabrik pulp pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi G-3. Peralatan baru PTTEL akan melebihi teknologi G2 yang biasa digunakan oleh pabrik pulp lainnya,”ungkapnya, Senin (05/04/2021) dalam siaran persnya.

Dikatakannya, investasi di TEL juga mendapat sambutan dan dukungan dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan dikategorikan sebagai “restrukturisasi mesin” yang dapat diberikan insentif pemerintah dalam bentuk pembebasan dari bea masuk dan fasilitas lainnya.

Hal tersebut sesuai keinginan Presiden Direktur PT TeL PP, Hiroyuki Moriyasu yang menargetkan dalam peningkatan sistem pemasakan adalah untuk mengurangi konsumsi kayu unit dengan meningkatkan hasil pulp dan mengurangi kandungan sampah.

“Serta untuk meningkatkan kualitas pulp, dan untuk menurunkan beban spesifik pada boiler pemulihan,”tuturnya

Dengan meningkatkan ke teknologi terbaru dari Valmet, pihaknya optimis akan secara signifikan meningkatkan hasil pulp yang akan mengurangi biaya operasi.

“Dengan dua set peralatan paling baru, kami bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan dan stabilitas produksi,”urainya.

Selain itu, lanjut Indra, BKPM juga mendorong agar pada saat yang bersamaan dengan pelaksanaan proyek ini dapat tercipta lapangan kerja dan peluang usaha bagi pemberdayaan UMKM dan pengusaha lokal nasional untuk ikut serta mewujudkan niat baik tersebut.

Menurutnya, manfaat investasi di PT TeL PP yang didukung oleh pemerintah dalam jangka pendek dan panjang ini tidak hanya dirasakan oleh perusahaan, tetapi juga oleh dunia usaha terkait dan masyarakat sekitar karena adanya jaminan kelangsungan dan hubungan bisnis.

Bahkan di bawah pandemi Covid-19 saat ini yang telah berlangsung selama setahun terakhir sejak Maret 2020, tidak menyurutkan tekad PT TeL PP untuk terus berinvestasi di Muara Enim, Sumatera Selatan, Indonesia.

“Tentunya investasi yang dilakukan salah satu dari beberapa rencana yang dilakukan perusahaan, untuk memenuhi permintaan pulp yang terus meningkat. Pastinya PT TEL akan berkontribusi pada pembangunan dalam negeri melalui produksi pulp yang ramah lingkungan,” pungkasnya.


Komentar