oleh

Seorang Pemandu Lagu Ditemukan Tewas Tanpa Busana, Sebelum Tewas Diperkosa Terlebih Dahulu

JATIM — Seorang pemandu lagu di Malang Jawa Timur ini bernasib tragis. Ia ditemukan tewas dalam keadaan telanjang di Jalan Karangpandan, Pakisaji, Kabupaten Malang.

Diketahui korban yang bernama Ayu Setia Nur Aini (21), sebelum tewas mengenaskan, ia juga sempat diperkosa oleh pelaku.


Atas meninggalnya korban Ayu ini, dua orang pelaku berhasil ditangkap oleh jajaran kepolisian resort Malang.

“Kita telah berhasil mengamankan dua orang pelaku. Keduanya ialah Wahyudi (39), mantan pacar korban dan Adi Prayitno alias Dalbo (28), penjaga karaoke tempat Ayu bekerja,” ungkap Kapolres Malang AKBP Hendri Umar,  Kamis (25/03/2021) dalam konferensi pers di Mapolres.

Dilanjutkannya, kasus ini berawal pada Selasa (23/3) saat Wahyudi bersama perempuan lain berada di karaoke tempat korban bekerja. Seusai karaoke, Wahyudi kembali ke truknya untuk beristirahat. Tiba-tiba pintu truk digedor oleh korban.

Korban sendiri merasa cemburu karena pelaku Wahyudi bersama perempuan lain. Wahyudi tak menghiraukan gedoran itu karena mereka sudah tak ada hubungan lagi. Karena truk terus digedor, Wahyudi berusaha meninggalkan TKP.

“Karena tak ingin bertengkar, pelaku Wahyudi menyalakan mesin truk, dan melajukan (truk) sembari dengan sengaja diserongkan ke arah kanan. Sehingga korban tersenggol bagian belakang truk sampai terjatuh, dan terlindas,” lanjutnya.

Kemudian diungkapkan Hendri, akibat lindasan itu tulang rusuk korban patah. Hingga patahan tulang rusuk itu menembus bagian lambung sebelah kanan korban. Sedangkan pelaku Wahyudi tak peduli jika telah melindas korban dan pergi begitu saja. Namun, ditengah perjalanan pelaku Wahyudi menelepon pelaku Dalbo.

“Pelaku Wahyudi ini menelepon pelaku Dalbo untuk minta tolong agar melihat kondisi korban setelah ia tabrak,”terangnya.

Lebih lanjut, Hendri mengungkapkan pelaku Dalbo ini, bukannya memberikan pertolongan, justru menyeret tubuh korban ke pinggir jalan raya. Dalam kondisi mabuk, pelaku Dalbo malahan menggerayangi dan memperkosa korban yang saat itu dalam keadaan sekarat. Puas melampiaskan nafsunya, pelaku Dalbo meninggalkan tubuh korban yang terkapar penuh darah.

“Ia mengaku memperkosa korban satu kali. Dan ia seret ke tepi jalan lalu korban diperkosanya dalam kondisi sekarat di depan lokasi kejadian,”lanjutnya.

Seusai memperkosa korban, diterangkan juga oleh Hendri, pelaku Dalbo kembali ke tempat kerjanya dan membiarkan korban hingga tewas. Lalu pelaku ini menutup karaoke karena memang tak ada tamu yang datang lagi. Sementara jenazah korban baru ditemukan sore harinya oleh seorang pemulung dan dilaporkan ke polisi.

“Untuk tersangka Wahyudi kita jerat pasal 338 sub pasal 351 ayat 3 KUHP tentang pembunuhan dan penganiayaan. Sementara Dalbo kita jerat pasal 286 KUHP, menyetubuhi seseorang dalam kondisi tidak berdaya. Dan kita perkuat lagi dengan pasal 306 KUHP. Ancaman hukumannya 9 tahun penjara,”pungkasnya.


Komentar