Komitmen Pencapaian Kinerja Lingkungan Lebih Baik PT TeL PP Tetapkan Areal KEHATI

SMARTIZEN — Visi Misi PT. Tanjungenim Lestari Pulp and Paper (PT TeL) adalah menjadi perusahaan pulp dengan kinerja unggul berkelas dunia (World Class Company) dengan upaya pencapaian Kinerja Lingkungan yang lebih dari yang dipersyaratkan (beyond compliance) melalui kegiatan perlindungan dan pelestarian lingkungan.

Diungkapkan Pimpinan PT Tanjung Enim Lestari Pulp & Paper melalu Suparno Deputy Manager of CAD salah satu implementasi upaya perlindungan dan pelestarian lingkungan yang dilakukan adalah menetapkan areal perlindungan Keanekaragaman Hayati (KEHATI) yang menjadi penyangga ekosistem makhluk hidup di sekitar wilayah kerja perusahaan.


“Upaya perlindungan dan pelestarian lingkungan yang dilakukan adalah menetapkan areal perlindungan Keanekaragaman Hayati (KEHATI) yang menjadi penyangga ekosistem makhluk hidup di sekitar wilayah kerja perusahaan. Dimana, penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Presiden Direktur No. 081/TEL-BOD/XII/2021 tentang Penetapan Areal Perlindungan Keanekaragaman Hayati PT TeL PP,”ungkapnya, Rabu (10/07/2024) dalam keterangan persnya.

 

Taman Kehati PT TeL PP

 

 

Kemudian, dikatakan Suparno Penetapan areal perlindungan keanekaragaman hayati PT TeL ini mencapai beberapa hektar luasnya di wilayah desa Banuayu.

“Penetapan Areal Perlindungan Keanekaragaman Hayati PT TeL PP dengan luas 6 hektar yang terdapat di Townsite PT. TeL PP desa Banuayu, Kecamatan Empat Petulai Dangku, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan,”ujarnya.

Selanjutnya, Suparno mengatakan PT TeL bekerjasama dengan Tim ahli dari Universitas Sriwijaya dalam melakukan identifikasi flora dan fauna sebagai baseline data Perlindungan Keanekaragaman Hayati di kawasan taman KEHATI PT TeL.

 

“Pelaksanaan kajian atau survei taman KEHATI ini terkait dengan penyusunan rencana strategis dan rencana jangka panjang, evaluasi serta pendampingan pelaporan di Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK),”tuturnya.

 

Dari identifikasi flora dan fauna ini, dikatakan Suparno didapatkan jenis species flora-fauna yang dilindungi, terancam ataupun tidak berdasarkan regulasi peraturan Indonesia maupun internasional, serta nilai-nilai biologi, ekologi, yang dianggap sangat penting atau signifikan, pada tingkat lokal, daerah nasional, maupun internasional.

 

“Hasil survei keanekaragaman jenis flora di dalam Areal Perlindungan Kehati di kawasan PT. TeL terdiri dari 115 jenis flora dan 16 diantaranya merupakan jenis flora yang sudah jarang ditemui serta memiliki peranan penting dalam ekosistem kehidupan hutan,”terangnya.

 

Lebih lanjut, Suparno menuturkan hasil survei jenis fauna yang ditemukan di sini terdiri dari 41 jenis kupu-kupu dimana 1 jenis merupakan species langka dan beberapa memiliki nilai ekonomis karena menjadi incaran para kolektor.

 

“Terdapat juga 11 jenis species amfibi / reptil satu diantaranya termasuk yang hampir punah menurut data IUCN Red List, 5 jenis species ikan/pisces, 39 jenis species burung/aves 1 jenis merupakan burung migrasi dan 2 jenis lainnya terancam punah, dan 7 jenis species mamalia 2 jenis diantaranya merupakan species yang hampir punah berdasarkan data IUCN Red List,”urainya.

 

Terakhir, Suparno mengatakan infrastruktur yang diperlukan dalam kawasan taman KEHATI telah dilakukan secara bertahap sejak tahun 2021.

“Kita melakukan pengembangan infrastruktur kawasan taman KEHATI ini sejak 2021 yang bertujuan untuk terus melindungi ekosistem di dalamnya sehingga kawasan ini menjadi habitat yang aman sekaligus pelestarian bagi flora maupun fauna di sekitar, dan berharap jumlahnya bisa terus bertambah,”pungkasnya.

 

(//)



Komentar