oleh

Pembangunan UPTD Lapkes Muara Enim Alami Keterlambatan, Kontraktor : Optimis Akan Selesai Tepat Waktu

MUARA ENIM Proyek pembangunan UPTD Laboratorium kesehatan (Lapkes) Pemkab Muara Enim di Kelurahan Tungkal, kecamatan Muara Enim yang sempat tertunda satu bulan ternyata disebabkan adanya pembongkaran bangunan gedung lama.

Diungkapkan, H Amir selaku kontraktor pemenang pekerjaan proyek pembangunan gedung laboratorium kesehatan Pemkab Muara Enim tersebut keterlambatan pengerjaannya disebabkan butuh waktu yang cukup lama untuk melakukan pembongkaran gedung lama, Sabtu (06/11/2021) kepada media.


” Ya, keterlambatan pembangunan gedung laboratorium ini di karenakan adanya pembongkaran gedung lama, memang lumayan memakan waktu, namun kami optimis dan yakin pekerjaan proyek pembangunan gedung laboratorium kesehatan ini akan tepat selesai pada waktunya sesuai jadwal nya,”ungkap Haji Amir selaku vendor pelaksanaan proyek yang memiliki nilai miliaran tersebut.

Ditambahkannya, pembangunan Labkes yang di percayakan kepada dirinya tersebut di kerjakan menggunakan Perusahaan miliknya.

“Pengerjaannya dikerjakan CV.NUR dengan bersumber dari Dana Alokasi Khusus(DAK) tahun 2021 di Dinas Kesehatan dengan nominal anggaran senilai Rp. 1,7 Milyar rupiah. Dan sekali lagi kami tegaskan, kami optimis dalam pembangunan ini akan berjalan dengan sesuai jadwalnya dengan waktu yang sudah ditentukan ,” terangnya.

Sementara itu Yandi sala satu konsultan dalam pembangunan gedung tersebut saat dimintai keterangan dalam perkembangan proses pembangunan senada dengan apa yang di katakan oleh Haji Amir selaku pelaksana dalam pembangunan proyek tersebut.

” Memang kalau kita lihat pembangunan proyek Laboratorium kesehatan secara teknis sudah mencapai 55%, tapi saya berkeyakinan bahwa proyek akan selesai pada waktu yang di tentukan dan apabila tidak terselesaikan sesuai dengan apa yang di katan PJ Bupati Muara Enim di media maka tidak akan dibayar ,”tegasnya.

Terpisah Adi Penjabat pembuat komitmen (PPK) dalam proyek tersebut di Dinas kesehatan kabupaten Muara Enim saat di konfirmasi melalui pesan whatsApp nya sampe berita ini ditayangkan belum direspon sampai awak media ini berusaha mengkonfirmasinya. (Derri Zulian)

Perum GEMA

Komentar