oleh

Pamer Senpi Live di Medsos, Sopir Anggota DPR ini Ditangkap Polisi

SULSEL — Seorang pria yang berprofesi sebagai sopir seorang anggota DPRD di Luwu Timur (Lutim), Sulawesi Selatan (Sulsel), diburu polisi setelah pamer senjata api saat siaran langsung video di akun media sosial (medsos) miliknya. Kepemilikan senjata api pria tersebut diduga ilegal.

“Diduga Pria tersebut orang Luwu Timur. Dan kita lagi menyelidiki keberadaannya,” ungkap Kapolres Luwu Timur AKBP Indratmoko, Rabu (7/4/2021) pada awak media.


Dalam video siaran langsung miliknya, tampak terduga pelaku mengenakan baju garis-garis biru dan celana hitam sedang memainkan senjata api miliknya dengan cara mengusapnya berkali-kali. Aksi pria tersebut kemudian semakin mencuri perhatian di medsos setelah dia memeriksa tempat peluru senjata api miliknya dan seakan-akan hendak menarik pelatuk senjata api tersebut.

Menurut Indratmoko, hasil penyelidikan awal pihaknya mengungkap kepemilikan senjata api pria tersebut diduga ilegal. Oleh karena itu, pria dalam video diburu polisi untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Kita kejar karena dugaan kita kepemilikan senjata api itu ilegal,” jelasnya.

Indratmoko belum mengungkap identitas pria yang video siaran langsungnya beredar tersebut. Namun dia memastikan tim kepolisian sedang mengejar terduga pelaku.

“Anggota lagi bekerja di lapangan,” katanya.

Dia juga mengatakan kepemilikan senjata api secara ilegal jelas berbahaya. Jika tertangkap dan terbukti, pria tersebut bisa dijerat Undang-Undang (UU) Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Api.

“Kepemilikan senjata api itu ada aturannya, tidak bisa sembarangan,” katanya.

Tak butuh waktu lama akhirnya Polisi berhasil menangkap pria bernama Wahyu yang memamerkan pistol di media sosial (medos). Pelaku diketahui merupakan sopir salah seorang anggota DPRD di Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Benar titaelah mengamankan Wahyu pemilik akun Facebook yang merupakan sopir mobil dari salah satu anggota DPRD,” ujar Kapolres Luwu Timur AKBP Indratmoko kepada wartawan, Kamis (8/4/2021) dilansir melalui detikcom.

Pelaku dijemput oleh pihak Polsek Wotu di sekitar daerah tersebut. Berdasarkan interogasi, pelaku mengakui membuat video itu di rumah suami majikannya bernama Taufik di Kota Makassar.

Selain mengamankan pelaku, polisi turut mengambil keterangan dari suami majikannya itu. Pistol tersebut diakui pelaku didapat di rumah majikannya dan diambil untuk dipertontonkan secara langsung di media sosial.

“Berdasarkan keterangan Taufik, senjata tersebut memang ditemukan di rumah pribadinya di Makassar oleh anaknya dan selanjutnya disimpan di dalam tas di atas meja untuk diamankan. Akan tetapi belum sempat diamankan ditemukan oleh Wahyu dan selanjutnya dipegang dan dikokang sambil dipertontonkan live di medsos,” kata Indratmoko.

Polisi pun turut menyita satu unit pistol yang digunakan pelaku dan dikokangnya di media sosial. Dari hasil penyelidikan, jenis senjata tersebut diketahui airsoft gun.

“Setelah dilakukan pengecekan, senjata dipastikan senjata tersebut memang jenis airsoft gun tanpa amunisi merek Kjworks buatan Taiwan,”pungkasnya.


Komentar