oleh

Naas! Lorotkan Celana Teman, Nyawapun Melayang

LAHAT Jajaran kepolisian Sektor (Polsek) Kota Lahat Polres Lahat berhasil mengamankan tersangka pembunuhan, Minggu (21/2/2021) malam. Namun dalam penangkapan yang dipimpinan Iptu Irsan Rumsyi sempat diamuk warga lantaran berusaha menghalangi penangkap tersebut.

Akan tetapi petugas kepolisian tetap berhasil membawa tersangka ke dalam mobil polisi dan langsung membawanya ke Mapolsek Kota Lahat.


Diketahui, tindak pidana ini terjadi berawal saat terjadi peristiwa pembunuhan oleh tersangka Junaidi (44), warga Desa Sugih Waras, Kecamatan Gumay Talang kabupaten Lahat, Minggu (21/2/2021) sekitar pukul 21.00 WIB dengan korbannya Darsan (45) yang merupakan masih tetangga pelaku.

Diungkapkan Kapolres Lahat AKBP Ahmad Gusti Hartono SIK melalui Kapolsek kota Lahat Iptu Irsan Rumsyi, mengucapkan aksi pembunuhan itu terjadi di Desa Batay, Kecamatan Gumay Talang, Kabupaten Lahat di pekarangan rumah warga. Saat itu sedang ada acara hajatan di lokasi kejadian. Diduga iseng, korban meloroti celana tersangka. Tersangka pun kesal dan tanpa pikir panjang menusuk dada korban.

“Tersangka memang sudah membawa senjata tajam dari rumah. Masih menggunakan kebiasaan lama membawa sajam di pinggang,” ungkapnya, Senin (22/2/2021) dalam siaran persnya.

Dilanjutkannya, tersangka ini sempat melarikan diri dan melapor ke kades setempat.

Atas informasi itu, aparat Polsek Kota Lahat dipimpin langsung Kapolsek Kota Iptu Irsan Rumsyi SE bersama Kanit Reskrim Ipda Budi Agus SE, Kanit Opsnal Bripka Nifriansyah SH MM, Bripka Munandar SH, langsung menjemput tersangka.

“Saat akan dijemput, keluarga korban sudah ramai. Dua anggota kita sempat terkena pukulan dari warga yang dalam keadaan emosi,”lanjutnya.

Kemudian diungkapkan Irsan, tersangka langsung dibawa naik ke dalam mobil polisi. Sementara anggota polisi yang lain berusaha menenangkan warga.

“Untuk saat ini situasi telah aman dan kondusif. Tersangka dan barang bukti telah diamanman. Dan atas perbuatannya tersangka dijerat 338 KUHPidana tentang pembunuhan,”urainya.

Terakhir Kapolsek menghimbau agar warga tidak membiasakan membawa sajam saat bepergian.

“Kita juga menegaskan kembali agar jangan membawa pisau di pinggang. Karena saat ini tersangka menyesal membawa sajam sehingga peristiwa pembunuhan terjadi,” pungkasnya. (****)


Komentar