oleh

Mantan Warga Binaan Lapas Muara Enim Akan Dapatkan Sertifikat Keterampilan Kerja

MUARA ENIM Warga binaan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) kelas ll B Muara Enim akan mendapatkan sertifikat keterampilan kerja dari Lapas Muara Enim bekerjasama dengan LKP Zazkia Muara Enim saat kembali kepada masyarakat. Hal tersebut di ungkapkan Kalapas Muara Enim Herdianto SH saat di konfirmasi media ini pada rabu, (3/11/2021) siang di ruang kerjanya.

Herdianto menjelaskan, sertifikat kerja tersebut merupakan salah satu bentuk kerja sama yang di lakukan Lapas Muara Enim bersama lembaga keterampilan LKP Zazkia Muara Enim. Dalam rangka memberikan keterampilan kerja bagi warga binaan Lapas Muara Enim agar dapat memiliki keterampilan kerja dan dapat bersaing dalam dunia usaha kerja saat kembali ke masyarakat.


” Ya, kalau untuk keterampilan kerja yang kita berikan kepada warga binaan di Lapas Muara Enim saat ini, yaitu meliputi keterampilan menjahit, sablon, listrik, kontruksi bangunan, pertanian, serta perikan dan kepada setiap keterampilan tersebut ada instrukturnya ,” ujarnya Herdianto.

Herdianto menjelaskan, pada untuk tahun ini pihaknya Lapas Kelas ll B Muara Enim lebih memfokuskan kepada warga binaan untuk di berikan keterampilan yaitu membuat batik dan konveksi pakaian.

” Kalau untuk keterampilan yang lain, tetap kita lakukan ya, tapi untuk saat ini kita fokuskan membuat batik dan konveksi. Dan Alhamdulillah hasilnya kerajinannya seperti peci, tanjak, produksi batik menjadikan baju sudah banyak di pesan baik kami secara internal maupun masyarakat di luar, ” jelasnya.

Herdianto menambahkan, pihaknya berharap kepada Pemerintah kabupaten Muara Enim pada khususnya agar dapat mendukung serta membantu sarana dan prasarana yang ada di Lapas Muara Enim ini, karena pada saat ini, alat-alat keterampilan bagi warga binaan khususnya seperti mesin jahit yang ada di Lapas Muara Enim perlu diperbaharui dan banyak rusak.

” Ya keterampilan yang kami berikan ini tidak lain merupakan untuk bekal bagi warga binaan itu sendirinya setelah bebas nanti, bisa bersaing dalam mencari kerja
dan tidak melakukan tindakan melanggar hukum kembali ,” bebernya.

Sementara itu Aji saputra (18) sala satu warga binaan asal Muara Enim yang memilih keterampilan menjahit mengungkapkan dirinya sangat senang dapat mengikuti keterampilan menjahit dari Lapas Muara Enim.

” Aku milih keterampilan menjahit ini kak, ya karena aku dulu pernah sedikit-sedikit pernah belajar menjahit, namun di sini ku perdalam lagi, mudah-mudahan setelah bebas dari sini aku bisa buka usaha menjahit ,” terangnya warga binaan tersebut.

Senada pula di ungkapnya Apriandi (39) warga binaan Lapas Muara Enim pria asal Tanjung Enim yang juga tertarik mengambil keterampilan menjahit karena sebelumnya belum pernah menjahit.

” Ya sebelumnya aku belum pernah menjahit tapi Alhamdulillah semenjak di Lapas ini dengan adanya pelatihan menjahit ini, aku bisa menjahit, seperti membuat baju, celana dan sebagainya, dan aku berharap mudah-mudahan setelah bebas nanti aku bisa kerja di bidang menjahit seperti ini ,” pungkasnya. ( Deri Zulian).

Perum GEMA

Komentar