oleh

Korsleting Listrik, Lantai II RSUD HM Rabain Muara Enim Keluarkan Asap dan Bau Menyengat! Sejumlah Pasien Panik

MUARA ENIM Suasana panik nan mencekam melanda para pasien rawat inap di Rumah Sakit daerah (RSUD) dr HM Rabain Muara Enim, Rabu (17/03/2021), sekitar pukul 10.00 WIB.

Hal ini terjadi disebabkan di ruang instalasi listrik berada di lantai II gedung utama rumah sakit ini mengeluarkan asap pekat dan bau menyengat yang berasal dari panel battery unit power system (UPS) II yang terkoneksi ruang operasi sebagai penyuplay aliran listrik tersebut terbakar.


Sontak api yang berasal dari ruangan instalasi tersebut menimbulkan kepulan asap hingga menyebar ke gedung utama rumah sakit. Kondisi ini membuat kepanikan seisi Rumah sakit. Para pasien yang sedang berbaring diranjang perawatan harus dievakuasi keluar gedung.

“Saya dilantai 4 dirawat, tahu ada kebakaran kaget melompat dari dipan (tempat tidur, red),” ungkap Yuharman (33), pasien asal Kecamatan Muara Enim.

Diungkapkannya, bahwa ia bersama pasien yang sedang dirawat lainnya berusaha meninggalkan kamar sal perawatan dengan dibantu keluarga hingga tenaga medis.

Pantauan media ini, sejumlah pasien dievakuasi langsung dipindah ke halaman Polres Muara Enim yang berada diseberang RSUD HM Rabain Muara Enim. Terlihat aparat kepolisian pun ikut berjibaku mengevakuasi pasien ke lokasi yang lebih aman.

Kapolres Muara Enim, AKBP Danny Sianipar ditemui saat meninjau proses evakuasi menyebut kebakaran terjadi akibat peralatan panel listrik battery UPS dilantai 2 gedung utama terbakar.

“Setelah diketahui sumbernya, petugas dibantu tim pemadam bergerak cepat memadamkan api, sekitar beberapa menit kemudian api berhasil dijinakkan,”ungkapnya.

Masih kata Danny, pihaknya membantu proses evakuasi , serta pihaknya juga mendirikan 7 unit tenda terdiri dari 5 unit tenda bantuan BPBD Kabupaten Muara Enim dan 2 unit dari Polres Muara Enim.

Ia juga memastikan peristiwa kebakaran tersebut juga tak menimbulkan korban jiwa. Seluruh pasien yang sedang dirawat inap, lanjutnya dievakuasi ke tenda hingga ke ruangan gedung Polres Muara Enim yang disulap jadi kamar sal darurat.

“Kecuali pasien-pasien di ruang ICU tidak kami evakuasi, mengingat kondisi pasien memerlukan peralatan yang tak bisa dilepas dan pihak rumah sakit memastikan aman karena ada backup listrik,” ungkapnya.

Selanjutnya sekitar 2 jam kemudian, para pasien yang dievakuasi berangsur dipindahkan kembali ke Gedung rumah sakit.

“Pasien telah kita pindahkan kembali setelah rumah sakit memastikan kondisi telah aman dan normal,”ujarnya.

 

Plt Sekda Muara Enim Emran Tabrani Melihat Kondisi Kebakaran di RSUD HM Rabain Muara Enim

 

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muara Enim, Drs Emran Tabrani mengatakan kebakaran mengakibatkan hampir seluruh pasien dievakuasi ke luar gedung.

“Karena kejadian ini pasien ada yang dievakuasi ke halaman Polres hingga ke rumah-rumah penduduk,” kata Emran Emran disela meninjau kebakaran RSHM Rabain di Halaman Polres Muara Enim.

Emran menuturkan kebakaran terjadi dikarenakan peralatan panel listrik dilantai 2 gedung utama Rumah sakit terbakar. “Cuma panel battery UPS yang terbakar, bukan ruangan, tidak ada korban jiwa,”ucapnya.

Meski begitu, Emran menyebut kejadian tersebut harusnya dapat diantisipasi jika pihak rumah sakit dan PLN melakukan perawatan secara rutin.

“Agar kejadian serupa tak terulang, saya menginstruksikan agar pihak Rumah sakit dan PLN rutin koordinasi untuk melakukan perawatan instalasi listrik khususnya jaringan panel,” ucapnya.

Emran mengingatkan supaya perawatan rutin instalasi listrik benar-benar dilakukan secara menyeluruh guna menghindari terjadi korsleting listrik dikemudian hari. Terlebih diakui Emran, sebagian besar kebakaran dapat terjadi akibat korsleting listrik.

“Jangan sampai ada kabel yang terkupas, tak laik terpakai sehingga memicu korslet,”tegasnya.

Selain itu, Emran juga meminta pihak PLN segera memperbaiki jalur panel listrik yang rusak. Selama diperbaiki, dia meminta PLN segera memutus aliran listrik dari blok panel yang terbakar.

Sementara itu PH Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kabupaten Muara Enim, Risky Putra mengatakan pihaknya telah bergerak cepat ke lokasi dan melakukan pengecekan panel yang terbakar.

“Kami pastikan jaringan panel battery UPS yang berpengaruh telah diputus atau diblokir,” ujarnya.

Risky juga memastikan, pihak PLN akan membantu Rumah sakit untuk melakukan cek instalasi yang bakal menggangu selanjutnya. Kemudian memutus arus yang dianggap berbahaya.

Risky menjelaskan, kebakaran di RSHM Rabain diduga akibat peralatan panel khususnya unit power system (UPS) yang terbakar karena korslet.

“Evaluasi awal UPS yang terbakar, tapi perlu kita cek dulu untuk pastikan, petugas telah di lokasi evaluasinya seperti itu,” pungkasnya.


Komentar