oleh

Ketua GM Kosgoro Muara Enim Angkat Bicara Terkait Penetapan Juarsah Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Oleh KPK

MUARA ENIMKondisi pemerintahan daerah kabupaten Muara Enim usai ditetapkannya Bupati Muara Enim H Juarsah sebagai tersangka kasus dugaan korupsi suap proyek jalan di Dinas PUPR yang mengakibatkan kerugian negara mencapai 136 M dari hasil pengembangan kasus sebelumnya yang menyebabkan mantan Bupati Muara Enim tahun 2019 Ir H A Yani beserta empat orang lainnya yaitu dua orang ASN di Dinas PUPR Muara Enim yaitu Plt Kepala Dinas Ramlan Suryadi dan Kepala Bidang Jalan yang merupakan PPK pada proyek jalan tersebut Elfin Mz Muchtar, mantan ketua DPRD Muara Enim Aries HB, dan pihak swasta Robby Okta Fahlevi. Dimana kelima orang tersebut saat ini telah menjalani hukumannya atas kasus yang menimpa mereka.

Juarsah sebagai tersangka baru dari pengembangan perkara dugaan korupsi terkait suap proyek tahun 2019 ini oleh KPK di tanggal 15 Febuari 2021 kemarin.


Kini harus ditahan KPK untuk penyelidikan selama 20 hari kedepan serta ditambah 14 hari masa isolasi demi untuk pencegahaan penularan virus corono.

Atas kasus ini menyebabkan beberapa pihak berkomentar diantaranya Zahri Yanto sebagai ketua DPD GM KOSGORO Kabupten Muara Enim.

Dengan adanya kasus ini ia mengharapkan ASN kabupaten Muara Enim tetap semangat dalam pengelolahan admintrasi pemeritahan & pelayanan kepada masyarakat dengan kondisi usai ditetapkannya Juarsah sebagai tersangka oleh KPK.

“Dari kejadian perkara dugaan perkembangan kasus suap proyek PUPR, kedepannya untuk integritas pelakasanaan proyek bebas siapa saja berhak mendapatkan mengikut lelang proyek dengan prosedur admintrasi tanpa suap dan kedepan pemerintah kabuptaen Muara Enim layaknya harus bersih dari koruptor,”ungkapnya, Rabu (17/2/2021) dalam siaran persnya pada media ini.

Selanjutnya Zahri mengungkapkan keprihatinannya atas kasus yang menimpa Bupati Muara Enim ini dan ia berharap pada Gubernur Sumsel untuk menunjuk orang yang benar-benar kompeten sebagai pelaksana tugas Bupati Muara Enim kelak.

“Saya turut perihatin terhadap kasus yang menimpa bapak H Juarsah, kita mendoakan semoga dapat menghadapi dan menjalani proses pemeriksaan sampai keputusan. Dan saya juga berharap pada gubernur Sumatra Selatan, dalam menentukan PLT bupati kabupaten Muara Enim menempatkan orang yang mempunyai track record baik, integritas, loyalitas, perpengalaman & bisa di terima oleh semua golongan masyarakat kabupaten Muara Enim,”pungkasnya.


Komentar