oleh

Kades Ini Digelandang Polisi Lantaran Gunakan Narkoba dan Main Judi

OKI — Empat warga Pedamaran Timur, Ogan Ilir ditangkap polisi akibat kedapatan sedang mengkonsumsi sabu-sabu. Salah seorang diantara pelaku masih berstatus sebagai Kepala Desa (Kades) aktif.

Keempat orang itu adalah Junaidi alias Junet (41) bersama ketiga pelaku, Suman (33) warga Sumber Hidup, Guntoro alias Uun (30) warga Dusun Semingin Jaya dan Rudi (48) Dusun Semingin Jaya Desa Pulau Geronggang.


Seluruh pelaku diamankan di Dusun Semingin Jaya, Desa Pulau Geronggang, Sabtu (23/1/2021) silam.

Dalam keterangannya AKBP Alamsyah Pelupessy melalui Kasat Narkoba Iptu Agung Wijaya Kusuma mengatakan dalam penangkapan turut ditemukan 3 paket sabu, alat bong dan dadu (untuk bermain judi-red).

“Pelaku ini kami tangkap sekira jam 02.00 WIB, saat itu mereka tengah pesta narkoba sembari bermain judi dadu,” ungkapnya, Selasa (2/1/2021) pada awak media.

Diterangkan Iptu Agung, pengintaian terhadap pelaku Junaidi alias Junet telah lama dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat di Desa Sumber Hidup.

“Iya pelaku atas nama Junet ini merupakan seorang Kades yang masih aktif, namun menurut warganya kelakuan nya tidak mencerminkan seorang pemimpin dan kerap melakukan pesta sabu dan judi,” ujarnya.

Atas penangkapan tersebut, keempat pelaku telah dibawa ke Sel Tahanan Polres OKI untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Ditambahkannya, para pelaku dikenakan Pasal 127 No 35 Tahun 2009 tentang narkoba dan terancam hukuman diatas lima tahun kurungan penjara.

“Sedangkan dari mana sabu-sabu itu didapatkan para pelaku. Masih terus kita selidiki,” tegasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) OKI, Hj Nursula mengungkapkan, sudah mengetahui informasi secara lisan informasi ditangkapnya kades tersebut.

“Saat ini kita sedang menunggu surat tertulis dari Kecamatan Pedamaran Timur tentang pengangkatan Pelaksaan Harian (Plh) Kades. Jadi dengan adanya Plh maka pelayanan terhadap masyarakat tidak terhambat,” ucapnya.

“Semua kami serahkan proses hukumnya di Mapolres OKI,”pungkasnya.


Komentar