oleh

Juarsah Ditahan KPK, Plt Sekda Gelar Rapat Staff

MUARA ENIM Pasca ditahannya Bupati Muara Enim H Juarsah SH oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan terlibat dalam kasus fee proyek jalan di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim tahun anggaran 2019 pasca di vonisnya lima tersangka lainnya yang terlebih dahulu sudah menjalani hukumannya, Senin petang (15/2/2021) kemarin.

Hingga Plt Sekda Muara Enim Emran Tabrani langsung menggelar rapat dadakan di ruang rapat Pangripta Nusantara Bappeda Muara Enim, yang diikuti seluruh OPD di lingkup Pemerintahan Kabupaten Muara Enim, Selasa (16/2/2021) sekitar pukul 09.00 Wib.


Diterbangkan Emran pada awak media Rapat ini terkesan mendadak setelah terjadi penetapan Bupati Muara Enim H Juarsah sebagai tersangka oleh KPK dan atas dasar itulah Gubernur menginstruksikan agar menindaklanjuti hal ini.

“Rapat hari ini digelar, atas tindak lanjut arahan Gubernur semalam saat saya bersama Asisten II, Asisten III dan Kepala BKPSDM untuk menghadap menyampaikan kondisi kabupaten Muara Enim pasca ditetapkannya Bupati Muara Enim Juarsah sebagai tersangka,”ungkapnya, Selasa (16/2/2021) saat di sambangi awak media seusai Rapat tersebut.

Diterangkannya, arahan Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru, agar ia segera mengumpulkan seluruh kepala OPD, para Camat dan Kabag di lingkup pemerintahan Kabupaten Muara Enim, untuk diberikan penjelaskan pasca kejadian ditetapkannya Bupati Muara Enim H Juarsah SH sebagai tersangka oleh KPK.

“Pertama arahan Gubernur bahwa kita harus tetap menjaga kondusifitas daerah dan masyarakat harus dalam kondisi tenang atas kejadian ini. Dan kegiatan pelayanan publik tidak boleh berhenti tetap berjalan sebagaimana biasa dan semestinya dilakukan,” terangnya.

Dilanjutkan, Emran jajaran OPD di Kabupaten Muara Enim sebagaimana arahan gubernur tetap melaksanakan tupoksinya masing-masing.

“Gubernur juga mengarahkan agar seluruh OPD tetap melaksanakan tupoksinya masing-masing. Jikalau ada kegiatan semua tahapan-tahapan kegiatan tetap dilaksanakan sebagaimana mestinya dan jangan sampai terhenti atas kejadian ini,” lanjutnya.

Terkait beredaranya informasi Pelaksana Harian (Plh) Bupati Muara Enim walaupun sudah beredar di media dirinya enggan berkomentar banyak.

“kalau masalah itu domainnya Pak Gubernur. Tapi semalam, Pak Gubernur mengatakan bahwa hari ini akan menunjuk Plh Bupati dengan surat penugasan Gubernur. Hari ini atau paling lambat besok Plh Bupati sudah ada di Muara Enim,” bebernya.

Menganai program visi misi Kabupaten Muara Enim sudah tertuang dalam RPJMD dan sudah di Perda-kan. Oleh karena itu, kata dia, visi misi Bupati dan Wakil Bupati yang sudah diemban seluruh OPD yang tertuang dalam RPJMD-RKPD dan direalisasikan di APBD setiap tahun tetap berjalan sebagaimana mestinya dan dilanjutkan sampai 2023.

“Sudah saya himbau dan sudah saya tekankan bahwa dengan kejadian ini roda pemerintahan tetap berjalan dan kepemimpinan sudah ada walaupun diambil alih oleh pak gubernur. Dan mudah-mudahkan hari ini sudah ada penunjukan Plh Bupati,”pungkasnya.


Komentar