oleh

Herzaky Mahendra Putra : AHY tidak perlu meminta Maaf kepada Jokowi

JAKARTA — Kepala Bakomstra Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyatakan AHY tidak perlu meminta maaf kepada Jokowi. Herzaky menilai pihaknya selama ini hanya mengatakan nama Jokowi dicatut, bukan menuduh langsung.

Diterangkan, Herzaky bahwa publik bisa mengecek jejak pernyataan-pernyataan mereka terkait KLB kubu Moeldoko. Dia meyakinkan bahwa pihaknya tidak pernah menuding Jokowi.


“Pengambil alihan Kepemimpinan Partai Demokrat. Kami malah yang menyebutkan adanya usaha pencatutan nama Bapak Presiden oleh gerombolan GPK-PD. Silahkan dicek kembali rekam jejak digital kami,”ungkapnya, Sabtu (03/04/2021) pada media.

Jelas, Herzaky pihaknya tidak pernah menuding adanya keterlibatan presiden dalam permasalahan internal Partai Demokrat.

“Karena kami tidak pernah menuding kalau Presiden terlibat, maka kami pun tidak perlu untuk meminta maaf kepada Bapak Presiden Joko Widodo,”jelasnya.

Terkait desakan minta maaf kepada Jokowi dari kubu Moeldoko, Herzaky menilai kubu KLB lah yang harusnya minta maaf kepada rakyat. Herzaky menyebut Moeldoko dkk sudah bikin gaduh negara ini.

“Gerombolan Moeldoko yang harus minta maaf kepada rakyat dan Presiden. Karena, mereka hanya membuat para pejabat negara, pelayan masyarakat, di Kementerian Hukum dan HAM menghabiskan energi, waktu, dan keahlian mereka untuk hal yang sia-sia,”pungkasnya.


Komentar