oleh

Hari Ini Resmi Dilakukan Penyekatan 4900 Personil Gabungan Diterjunkan

PALEMBANGDidalam mengantisipasi mudik lebaran tahun ini, sebanyak 4.900 personil gabungan diterjunkan. Personil tersebut akan disebar di sejumlah pos-pos yang didirikan di sejumlah perbatasan Kabupaten Kota di Sumsel termasuk di perbatasan Provinsi Sumsel.

Pos-pos penyekatan larangan mudik yang didirikan oleh pihak kepolisian untuk memantau pemudik berlaku mulai tanggal 6 hingga 17 Mei 2021, selama Operasi Ketupat Musi 2021 digelar. Selain itu, pos pengamanan dan pos pelayanan juga sudah didirikan.


“Personil yang diturunkan akan berjaga di 46 posko penyekatan. Ada 8 titik penyekatan provinsi dan 38 titik penyekatan antar kabupaten kota di Sumsel,” ujar Direktur Ditlantas Polda Sumsel, Kombes Pol Cornelis F Hotman Sirait, Kamus (6/5/2021) saat dihubungi awak media.

Di dalam pos penyekatan yang didirikan selain ada pihak kepolisian juga akan ada banyak stakeholder. Seperti dari dari Dinas Kesehatan, TNI, Satpol PP dan pihak terkait lainnya.

“Sebanyak 2100 personil dari kepolisian disiagakan untuk mencegah pemudik. Mulai hari ini sudah didirikan pos pengamanan dan pelayanan, termasuk pos penyekatan. Personil gabungan sudah mulai berjaga,” terangnya.

Hotman menegaskan, tindakan tegas berupa putar balik dan kendaraan akan dikandangkan terus disosialisasikan.

“Agar tidak terjadi peningkatan penyebaran Covid-19 di Sumsel ini, apalagi di Sumsel juga sudah banyak zona merahnya,” tutup Hotman.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi MM mengatakan, pihaknya sudah melakukan penyekatan dengan melibatkan 4.900 personil. “Keseluruhan sebanyak 4.900 personil,” ungkap Supriadi.

Setiap pos, tambah Supriadi, akan disediakan rapid test antigen. “Jadi seluruh pos akan menyiapkan rapid test antigen. Sehingga nantinya kalau ada yang positif Covid-19, maka akan dilakukan isolasi langsung,” tukasnya.


Komentar