oleh

3 Waktu yang Dianjurkan untuk Baca Ayat Kursi

HIDAYAH — Ayat kursi adalah bacaan dari surat Al-Baqarah ayat 255. Ayat ini dikenal sebagai salah satu bacaan yang dapat mengusir setan.

 


Bukan hanya itu, membaca ayat kursi juga bisa dilakukan kapan saja. Namun, ada tiga waktu yang disunahkan untuk dibaca.
Tetapi sebelum membahas itu lebih lengkap, kamu juga mesti tahu bahwa ayat kursi ini memiliki keutamaan dalam kitab Allah dan mengandung unsur ketauhidan serta keikhlasan kepada Allah SWT.

Bacaan Ayat Kursi atau Surat Al-Baqarah ayat 255

ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْحَىُّ ٱلْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ مَن ذَا ٱلَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ ۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْعَظِيمُ

Lathin : Allahu laa ilaaha illaa Huwal Hayyul Qoyyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa nauum, la Huu maa fis samawaati wa maa fil ardh, mann dzalladzii yasyfa’u ‘inda Huu, illa bi idznih, ya’lamu maa bayna aidiihim wa maa kholfahum, wa laa yuhiituuna bisyayim min ‘ilmi Hii illaa bi maa syaa’, wa si’a kursiyyuus samaawaati walardh, wa laa yauudlu Huu hifdzuhumaa, wa Huwal ‘aliyyul ‘adziiim

 

Artinya: Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

 

Ayat tersebutlah yang dikenal sebagai ayat kursi. Ada banyak riwayat yang menyebutkan bahwa ayat kursi merupakan ayat paling agung di dalam Al-Quran, bahkan melebihi langit dan bumi.
Lantas, kapan saja waktu yang dianjurkan untuk membaca ayat kursi?

1. Setelah salat fardhu

Bacaan ayat kursi yang dibaca setelah melaksanakan salat wajib lima waktu merupakan bagian dari zikir yang dibaca satu kali dibarengi dengan bacaan dari Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas.

“Siapa yang membaca Ayat Kursi setiap selesai salat fardu maka tidak ada yang menghalanginya masuk surga kecuali kematian.” (HR Al-Nasai)

2. Setiap pagi dan petang

Cukup dibaca sebanyak satu kali, ayat kursi yang dibaca setiap pagi dan petang ini merupakan bagian dari zikir pagi yang dilakukan setelah salat Subuh sampai terbitnya matahari. Dan zikir petang yang dilakukan setelah salat Ashar hingga sebelum waktu salat Maghrib.

 

Siapa yang membacanya ketika petang, maka ia akan dilindungi (oleh Allah dari berbagai gangguan) hingga pagi. Siapa yang membacanya ketika pagi, maka ia akan dilindungi hingga petang.” (HR Al-Hakim)

3. Sebelum tidur

Sebelum beranjak tidur, sebaiknya membaca ayat kursi terlebih dahulu sebayak sekali dan dibarengi dengan surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas yang dibaca masing-masing sebanyak tiga kali.

“Apabila engkau beranjak ke tempat tidurmu, bacalah ayat kursi, ‘Allaahu Laa Ilaaha Illaa Huwal Hayyul Qayyum’, sampai selesai. Karena sesungguhnya kamu akan berada di bawah perlindungan Allah dan setan tidak bisa mendekatimu sampai besok pagi.” (HR Al-Bukkhari)

Nah, itulah tiga waktu yang sangat disunahkan untuk membaca ayat kursi. Semoga kamu yang mengamalkannya bisa mendapatkan keberkahan yang melimpah dan perlindungan dari Allah SWT.


Komentar