oleh

Melintas di Jembatan Enim I dan Pasar Inpres, Warga Dihukum Push up dan Nyanyi Indonesia Raya

Muara Enim Dalam rangka pendisiplinan kepada masyarakat guna mematuhi Protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 di wilayah kabupaten Muara Enim. Jajaran kepolisian resort (Polres) Muara Enim menggelar razia Yustisi Prokes Covid-19, Kamis (20/5/2021) di seputaran kota Muara Enim.

Pantauan di lapangan, nampak terlihat belasan masyarakat yang terjaring oleh tim Yustisi Polres Muara Enim tidak memakai masker diberikan sanksi berupa push up dan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta mendapat teguran oleh tim Yustisi Prokes Polres Muara Enim.


” Sebenarnya ini bukan hukuman, Akan tetapi lebih menekankan pendisiplinan kepada masyarakat agar selalu menaati dan mematuhi Prokes, dengan memberikan ganjaran efek jera push up dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, bagi masyarakat yang tidak memakai masker , ” ungkap Kapolres Muarael Enim AKBP Danny Sianipar melalui Perwira Pengendali Iptu Awan Septiadi disela razia tersebut.

Dijelaskan, Awan kegiatan razia Yustisi tersebut akan di lakukan secara rutin setiap hari oleh pihaknya di tempat-tempat berbeda di pusat keramain masyarakat di Muara Enim.

” Untuk hari ini ada dua titik yang kita lakukan dengan menggelar razia Yustisi ini, yaitu di pasar Inpres dan jembatan Enim 1 di Kota Muara Enim, dengan belasan masyarakat terjaring. Dimana mereka ini kita beri sandi ringan. Dimana hampir semuanya tidak memakai masker,”bebernya.

Masih kata Awan, pihaknya terus melakukan razia yustisi ini tidak hanya pada siang saja tapi pada malam hari juga mereka lakukan di tempat-tempat ke ramaian dan tempat-tempat nongkrong kaulah muda pada waktu malam hari. Ditegaskanya hal ini mereka lakukan demi keselamatan dan keamanan semua.

” Mari selalu patuhi himbauan Prokes dari perintah yang pertama selalu menggunakan masker, kedua sebelum dan sesudah kita melakukan kegiatan menbiasakan mencuci tangan menggunakan sabun dengan air, ketiga tetap jaga jarak dan yang terakhir kurangi lah mobilitas demi tidak terjadinya kerumunan ,” pungkasnya.


Komentar