oleh

Langgar Prokes, Siap-Siap Dihukum Push up

MUARA ENIM Jajaran Polres Muara Enim terus mengelar operasi yustisi protokol kesehatan (Prokes) disejumlah titik dalam kota Muara Enim. Langkah tersebut bertujuan untuk memastikan masyarakat terbiasa menerapkan protokol kesehatan dalam pencegahan dan menekan penambahan angka kasus Covid-19 di Bumi Serasan Sekundang ini.

Dalam giat operasi yustisi protokol kesehatan yang dipimpin Kasat Sabahara AKP Indrowono SH MSi beberapa hari lalu, masih saja ada temuan masyarakat yang ditidak mematuhi protokol kesehatan salah satunya tidak memakai masker saat melakukan aktivitas keluar rumah. Sebanyak 10 orang pelanggar prokes mendapat binaan dan edukasi agar peduli terhadap kesehatan untuk memutus rantai penularan Covid-19 di Kabupaten Muara Enim.


Kapolres Muara Enim, AKBP Danny Sianipar melalui Kasat Sabahara AKP Indrowono SH MSi, mengatakan setelah mendapatkan arahan pimpinan dirinya bersama anggota melaksanakan patroli penindakan yustisi di seputaran Kota Muara Enim dan dalam pelaksanaan tugas tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Saat melaksanakan operasi, kami memberikan himbauan kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker dan membubarkan masyarakat yang berkumpul lebih dari tiga orang di pelataran pertokoan di kawasan Pasar Kota Muara Enim,” ungkapnya, Rabu (27/1/2021) pada awak media.

Selanjutnya, Indro wiyono mengungkapkan pihaknya dengan kekuatan personil sebanyak 30 orang terus memberikan teguran dan tindakan fisik terhadap masyarakat yang berkumpul dan tidak menggunakan masker di seputaran pasar Muara Enim, Hal ini dilakukan untuk selalu mematuhi protokol Covid 19 dengan cara yang humanis.

“Ada warga yang tidak menggunakan masker saat kita melakukan operasi ini, langsung kita berikan sanksi berupa push up dan diberikan masker. Selain itu, kita imbau agar selalu menerapkan protokol kesehatan,”jelasnya.

Pelaksanaan operasi yustisi ini, lanjutnya, akan terus dilaksanakan oleh pihak kepolisian Polres Muara Enim. Guna menjaga protokol kesehatan ditengah-tengah masa pandemi seperti saat ini. “Saat ini vaksinasi belum dilaksanakan menyeluruh. Dan giat ini adalah salah satu upaya pencegahan,”pungkasnya.

 

Laporan:  Andreas Prakoso,  SH


Komentar