oleh

Uang Istri Diambil Teman Sekampung, Pria Ini Habisi Nyawa Efendi

OGAN ILIR — Lantaran kesal uang milik isterinya diambil oleh teman satu kampungnya, Madura alias Dura (34), warga Desa Talang Seleman Kecamatan Payaraman Kabupaten Ogan Ilir, nekat menganiaya Efendi (46), hingga tewas.

Peristiwa berdarah ini terjadi di bengkel motor milik korban yang terletak di Dusun I Desa Talang Seleman Kecamatan Payaraman Kabupaten Ogan Ilir (OI), Rabu (13/10) sekitar pukul 13.00 WIB.


Akibat perbuatannya, pelaku ditangkap tim opsnal Satreskrim Polres Ogan Ilir pimpinan AKP Shisca Agustina, saat tengah bersembunyi di rumah orang tuanya yang tak jauh dari rumah tersangka beberapa jam setelah kejadian.

Selain menangkap tersangka, polisi juga berhasil mengamankan potongan kayu yang digunakan tersangka untuk memukul kepala korban.

Diketahui, peristiwa nahas tersebut bermula ketika Madura mendatangi Efendi yang sedang berada di bengkel. Kedatangan Madura, untuk menanyakan perihal uang Rp200 milik isterinya yang diambil oleh Efendi.

Namun ketika itu bukan penjelasan yang didapat tersangka, akan tetapi dirinya justru dikata-katai oleh korban dengan ucapan kasar serta korban mengatakan uang milik isteri tersangka sudah digunakan untuk membeli togel. Mendengar perkataan itu, Pelaku menjadi kesal dan langsung memukul kepala korban dengan menggunakan potongan kayu yang ada di lokasi kejadian.

Usai memukul kepala korban hingga mengalami luka robek, pelaku langsung melarikan diri dan bersembunyi di rumah orang tuanya.

Akan tetapi belum lama bersembunyi, ia berhasil ditangkap tim gabungan Polsek Tanjung Batu dan Satreskrim Polres OI dipimpin Kasat Reskrim AKP Shisca Agustina, selanjutnya tersangka langsung digelandang ke Mapolsek Tanjung Batu.

“Setelah mendapatkan laporan kita langsung bergegas menuju TKP dan berhasil mengamankan tersangka yang diketahui sedang berada di rumah orang tuanya di desa tersebut beserta barang bukti kayu yang ia gunakan untuk menghabisi nyawa korban,” ungkap Kasat Reskrim AKP Shisca Agustina, Kamis (14/10/2021) dalam siaran persnya.

Dijelaskan Kasat, tersangka mengakui perbuatannya tersebut. Tersangka mengaku kesal, karena korban menjawab dengan nada mengancam ketika ditanyakan tentang uang Rp200 ribu milik isteri tersangka yang diambil oleh korban.

“Tersangka kesal ketika dirinya menanyakan prihal uang Rp200 ribu, yang di tanggapi korban dengan nada ancaman, sepontan lantas tersangka memukul kepala korban dengan kayu,” terangnya.

Masih kata Kasat Reskrim, saat ini pihaknya telah menetapkan Madura sebagai tersangka.

“Sudah kita tetapkan sebagai tersangka,” pungkasnya.

Perum GEMA

Komentar