oleh

Si Unyil Kena Tipu, Anggota Tim Jatanrans Gadungan Digelandang Polisi

PALEMBANGArpan (44) seorang pria paruh baya warga Jalan Kapten Abdullah, Lorong Karang Luhur, Kelurahan Talang Putri, Kecamatan Plaju Darat Palembang diamankan polisi lantaran melakukan tindak pidana penipuan dengan mengaku sebagai salah satu anggota Jatanras Polda Sumsel.

Tim Opsnal Unit III Subdit III Jatanras Polda Sumsel yang dipimpin Kanit Kompol Junaidi SH dan Panit AKP Heri Yusman SH berhasil melakukan penangkapan terhadap Arpan, Selasa (04/05/2021) di kolam retensi Poligon, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Gandus, sekitar pukul 16.30 WIB.


Dir Reskrimum Polda Sumsel, Kombes Hisar Siallagan membenarkan adanya penangkapan terhadap pria yang mengaku polisi itu oleh pihaknya.

“Berdasarkan informasi yang didapat bahwa pelaku sedang berada di kolam retensi Poligon. Kemudian pihak kita melakukan pendalaman informasi dan ternyata memang benar dia ada disana. Lalu dilakukan penangkapan dengan tanpa perlawanan dari pelaku,” ungkapnya, Kamis (6/4)

Ditambahkannya, setelah ditangkap oleh anggota mereka, pelaku langsung dibawa ke Polda Sumsel untuk diperiksa lebih lanjut.

“Penangkapan itu dilakuakan, karena korbannya Unyil (39), warga Lorong Terusan I, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I membuat laporan bahwa dia telah ditipu oleh pelaku,” terangnya.

Dikatakannya lagi, kejadian bermula saat korban menghubungi pelaku untuk menyelesaikan perkara keponakannya yang ditangkap aparat Polrestabes Palembang karena masalah narkoba.

“Lalu, pelaku meminta uang Rp 19 juta kepada korban. Namun, sampai ditangkap saat ini pun, dia tidak bisa menyelesaikan kasus perkara yang menjerat keponakan korban,” tuturnya.

Sementara itu, menurut pengakuan Arpan sendiri dia melakuan perbuatan itu untuk membayar hutangnya dan juga mengefans dengan Jatanras Polda Sumsel.

“Iya saya salah dan menyesal. Saya hanya ngefans dengan Jatanras sehingga membeli atribut di Pasar Cinde. Uang hasil menipu digunakan untuk makan sehari-hari dan membayar hutang, serta membangun rumah,” pungkasnya.


Komentar