oleh

Si Kakek Cabul Mantan Guru Ngaji Diamankan Polres PALI

PALI — Tak bermoral apa yang dilakukan oleh kakek cabul, berinisial R (76) di kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir ini. Kakek-kakek mantan guru mengaji ini melakukan perbuatan bejatnya hingga tega melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. Parahnya lagi, salahsatu dari tiga korban merupakan cucunya sendiri.

“Benar, kita telah mengamankan seorang tersangka berinisial R (76) pelaku tindak pidana pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur. Dimana salah satu korban masih ada hubungan keluarga dengan pelaku, yakni cucunya sendiri walaupun bukan cucu kandung pelaku,” ungkap Kapolres PALI, AKBP Rizal Agus Triadi, Senin (19/9/2021) dalam siaran persnya.


Diterangkannya, tersangka R juga menuturkan jika aksi bejatnya kepada para korban, dilatar belakangi akibat tidak memiliki hasrat kepada sang istri lagi. Bahkan diakui tersangka, dirinya sudah lama tidak berhubungan badan dengan sang istri.

“Tersangka R mengungkapkan bahwa istrinya telah berusia 55 tahun. Namun ia menuturkan sudah tidak nafsu lagi. Dan modus ia lancarkan dengan mengiming-imingi para korban berupa uang Rp 10 ribu,”terangnya.

Ditambahkannya, aksi pelecehan seksual diri tersebut dilakukan tersangka kepada korban dilakukan di tiga tempat berbeda, yakni kamar mandi, kebun karet, dan bawah rumah panggung.

“Dari pengakuan tersangka, ia hanya memegang bagian intim, para korban saja,”urainya.

Kemudian Rizal mengatakan disaat hendak dilakukan penangkapan terhadap tersangka R ini sempat mencoba kabur ketika aksinya terbongkar.

“Pelaku ditangkap di Desa Betung kecamatan Abab, diduga pelaku hendak melarikan diri ke Rantau Bayur kabupaten Musi Banyu Asin. Pelaku kita bawa ke Mapolres PALI guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegasnya.

Kapolres berharap kejadian itu untuk terakhir kalinya karena sudah tiga kali terjadi di kabupaten PALI kasus serupa.

“Kepada masyarakat harus menjadikan pelajaran atas terjadinya kasus ini. Jaga anaknya, awasi anaknya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk korban aksi kakek tua ini kita lakukan pendampingan untuk memulihkan psikologinya,” pungkasnya.

Sementara tersangka R saat diintrogasi dihadapan polisi mengungkapkan penyesalannya.

“Saya menyesal melakukannya, hal itu saya lakukan karena khilaf lantaran istri saya sudah berusia 55 tahun dan tidak nafsu lagi. Hingga saya nekat melakukan perbuatan ini,”ujarnya tertunduk malu penuh penyesalan.

Perum GEMA

Komentar