oleh

Sempat Viral, Pencuri Kotak Amal Masjid Al Ittihadiyah Pasar Lama Muara Enim Diciduk Polisi

MUARA ENIM Sempat Viral di medsos pencurian dan pembobolan kotak amal Masjid Al Ittihadiyah yang terletak di pasar Lama Muara Enim, akhirnya pelaku berhasil digelandang satreskrim Polres Muara Enim, Kamis (27/05/2021) di kediamannyan.

Mirisnya, pelaku merupakan seorang pelajar salah satu SMK di Muara Enim berinisial AZ (19), Warga Muara Enim ini. Aksi nekadnya mengambil uang kotak amal masjid di Jalan Inspektur Selamet, Kelurahan Pasar II Kota Muara Enim dengan cara mendongkel kotak amal masjid ini saat orang sudah melaksanakan sholat Dzuhur berjama’ah, sekitar pukul 12.15 WIB, Rabu (26/5/2021).


Akibat perbuatanya ini, ia terpaksa berurusan dengan hukum dan diciduk Satreskrim Polres Muara Enim. Karena perbuatannya ini terbukti terekam jelas di salah satu CCTV yang ada disekitaran amsjid tersebut hingga sempat viral di jagad media sosial.

Kapolres Muara Enim AKBP Danny Sianipar Sik melalui Kasat Reskrim Polres Muara Enim AKP Widhi Andika Dharma saat dalam siaran persnya mengungkapkan, pihaknya melakukan penangkapan pelaku setelah mendapatkan laporan dan mengetahui beredarnya suatu postingan yang ada di media sosial atas aksi pencurian di masjid dengan aksi mencuri uang dalam kotak amal salah satu masjid di Kota Muara Enim.

“Setelah kami melihat dan menerima laporan akan adanya aksi tersebut, kami langsung melaksanakan investigasi dan penyelidikan terkait hal tersebut. Dalam waktu tidak lama, kira-kira 2 setengah jam, dari pukul 1.00 WIB setelah laporan, pada pukul 02.30 WIB, kami sudah berhasil mengamankan pelaku,”ungkapnya dihadapan awak media.

Dijelaskan, Widhi bahwa pelaku ini sudah dua kali melancarkan aksinya di masjid yang sama. Namun, pada aksi pertamanya pelaku hanya mendapatkan uang dari kotak amal masjid sebesar Rp 10 rb.

“Pelaku ini sudah dua kali beraksi di masjid yang sama tepatnya tahun lalu dan hanya berhasil mendapati uang Rp. 10 ribu dan didamaikan di lokasi antara si pelaku dengan pihak masjid. Namun kali ini aksinya ini kembali ia lakukan. Dalam aksinya kali ini ia mengaku hanya mendapatkan uang dari kotak amal yang dicurinya sebesar Rp 65 ribu,”bebernya.

Lebih lanjut diungkapkan Dwi dari pengakuan tersangka dan pengurus masjid berbeda.Maka itu pihaknya masih mendalami kasus ini.

“Namun kalau dari keterangan pengurus masjid uang mencapai jutaan Rupiah. Namun, berapa pun yang pelaku ambil dari kotak amal, tentu merupakan perbuatan pencurian dan pemberatan. Tindakan aksinya merupakan perbuatan melawan hukum, dan kita akan proses sesuai dengan hukum yang berlaku,” tambahnya.

Atas perbuatannya ini, Widhi menambahkan, pelaku dijerat pasal 363 ayat 1 ke-5 KUHP dengan ancaman pidana penjara.

Sementara itu pelaku saat ditanya awak media mengaku khilaf dan ia nekat mencuri Lantara kecanduan game judi online.

“Khilaf, pak. Duitnya saya gunakan untuk beli chip game domino online,”sesalnya.

Laporan : Deri Zulian


Komentar