oleh

Remaja Pelaku Pencurian dan Pemerkosaan Terhadap Nenek-Nenek Berhasil Dipelor Polisi

MUSI RAWAS UTARA — Satuan reserse dan kriminal (Satreskrim) Polres Muratara berhasil meringkus Wiro Purnama (19), satu dari empat pelaku pencurian dan pemerkosaan terhadap nenek-nenek yang terjadi di Dusun II Desa Sukaraja Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Muratara Sabtu (21/8/2021) lalu.

Informasi dihimpun, saat melakukan penangkapan petugas terpaksa melumpuhkan warga Dusun Pangkalan Desa Sukaraya Baru Kecamatan STL Ulu Terawas tersebut dengan menghadiahi sebutir timah panas di kedua kaki nya. Hal ini dilakukan petugas lantaran ia mencoba melarikan diri saat hendak ditangkap, di Desa Sukaraja, Sabtu (28/8/2021) sekitar pukul 06.04 WIB.


“Tersangka ditangkap di pinggir Jalan Desa Sukaraja, penangkapan terhadap tersangka merupakan tindak lanjut atas laporan korban SI,” ungkap Kapolres Muratara, AKBP Eko Sumaryanti melalui Kasat Reskrim AKP Dedi Rahmat Hidayat, Minggu (29/8/2021) pada awak media.

Ditambahkanya, penangkapan tersangka bermula dari aksi tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang dilakukan oleh pelaku Sabtu (21/8/2021) lalu. Dalam aksinya, pelaku masuk ke dalam rumah korban melewati atap rumah korban.

Kemudian setelah berhasil masuk, pelaku mencari cari barang berharga milik korban. Ketika itu korban terbangun dan memergoki pelaku. Disaat itulah pelaku mencekik serta memukul korban dengan tangannya hingga membuat korban tak sadarkan diri lalu mencabulinya.

Beberapa saat kemudian setelah korban sadar bahwa pakaian korban yang di pakainya telah lepas semua termasuk pakaian dalam (Telanjang). Selanjutnya melihat isi rumahnya sudah berantakan dan mendapati beberapa barang miliknya telah hilang 3 tabung gas elpiji 3 kg, 1 unit mixer merk Philip warna merah, 1 unith tangki semprot merk Bostel. Kemudian satu buah handphone Nokia cepek dan Rp. 700 ribu.

“Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp.2.550.000. kemudian melaporkan peristiwa tersebut di SPKT Polres Muratara,”ujarnya.

Ia menjelskan berdasarkan pengakuan pelaku Wiro Purnama telah melakukan pencurian dengan kekerasan bersamasama teman-temanya yakni berinisial IK, JR dan RN.

Dimana IK berperan sebagai pemberi ide dan otak awal mula untuk melakukan pencurian dengan kekerasan tersebut. Kemudian Wiro masuk membuka atap rumah dan mencari barang berharga, dan melakukan kekerasan dan pemerkosaan terhadap korban.

Selanjutnya JR memantau situasi jika ada orang akan memberikan Kode isyarat bersiul. Terakhir RN sama memantau situasi jika ada orang memberikan kode bersiul.

“Pada saat tersangka Wiro beraksi mencari barang yang berharga di dalam kamar kemudian korban terbangun lalu menjerit,”bebernya.

Kemudian ia menjelaskan, pelaku langsung menutup mulut korban dengan bantal dan memukul korban di pundak leher bagian belakang hingga korban pingsan.

“Melihat korban pingsan pelaku langsung berpikir untuk menyetubuhi korban saat itu langsung melepaskan celana korban dan memperkosa korban,” jelasnya.

Terakhir ia menambahkan, saat ini Barang Bukti (BB)telah diamankan di Mapolres Muratara.

“Sedangkan untuk ketiga pelaku lainnya RN, JR dan IK masih di buru Sat Reskrim Polres Muratara,” pungkasnya.

Perum GEMA

Komentar