oleh

Pria Ini Mewek Dihadapan Polisi, Setelah Ancam Akan Membunuh Sang Nenek

PALEMBANGLantaran tidak terima dikasih uang kurang Rp 2 ribu, Hari (20) warga Kelurahan Pipareja, Kecamatan Kemuning, Palembang tegah menyakiti dan mengancam akan membunuh Wati (60), nenek kandungnya sendiri.

Tak sebatas melakukan pengancaman saja, sang cucu ini malah melakukan pencurian di salah satu rumah warga di daerah Sukabangun, Kecamatan Sukarami, Palembang.


Namun lantaran perbuatannya tersebut, Hari harus berurusan dengan pihak berwajib untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, cucu durhaka ini berhasil diamankan Tim Opsnal Unit I Subdit III Ditreskrimum Jatanras Polda Sumsel.

Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel, Kompol Christoper Solohot Panjaitan, membenarkan adanya penangkapan terhadap tersangka oleh anggotanya.

“Iya, benar kita telah mengamankan tersangka sudah pelaku pengancaman dan tindak pidana pencurian atas nama Hari (20). Saat kita amankan ia diamankan dikediamannya dan sedang menggendong anaknya, Rabu (19/5/2021) kemarin, sekitar pukul 10.30 WIB,” ungkapnya, Kamis (20/05/2021) pada awak media.

Sementara, tersangk Hari, pria yang memiliki tato ditangannya ini justru menangis dan gemetaran saat diintrogasi polisi mengenai alasannya mengancam hendak membunuh neneknya.

“Waktu itu saya mau beli rokok dan ingin minta uang ke nenek Rp.5 ribu. Namun, dia hanya memberikan saya Rp.3 ribu. Sehingga saya ancam dengan pisau kalau tidak mau memberikan,” ungkap tersangka Hari dihadapan polisi.

Sementara, untuk kasus pencurian burung, pelaku mengaku saat itu sedang bermain warnet, kemudian oleh temannya Sadam (buron) diajak untuk mencuri burung.

“Burung murai batu pak yang kami curi itu, lalu dijualkan oleh Sadam. Saya hanya diajak, hasilnya kami bagi dua dan mendapatkan bagian yakni sebesar Rp 450 ribu,”pungkasnya.


Komentar