oleh

Polisi Tangkap Enam Oknum Polantas Gadungan, Pelaku Pinta Uang Damai ke Pelanggar Lalin

SULSEL — Polisi berhasil menangkap 6 pria yang pura-pura menjadi polisi lalu lintas (polantas) dan mengambil motor pelanggar lalu lintas. Para pelaku kemudian meminta korbannya menyerahkan sejumlah uang untuk menebus kendaraannya.

Para polantas gadungan ini akhirnya dibekuk oleh tim Jatanras Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).


Penangkapan ini diketahui, bermula dari adanya laporan warga, bahwa ada oknum polisi gadungan yang meresahkan. Atas dasar itulah Tim Jatanras Polrestabes Makasar melakukan penyelidikan dan bethasil membekuk salah satu pelaku berinisial RS di Jalan Veteran, lalu kemudian membekuk pelaku lainnya.

“Kita berhasil mengamankan salah satu diantara pelaku dimana informasi warga adanya oknum Polantas Gadungan yang meresahkan. Dimana informasi itu menyebutkan adanya oknum anggota Polantas yang melakukan pemerasan kepada warga. Dimana warga tersebut diambil motor dan dimintai uang tebusan sebesar delapan ratus ribu rupiah. Dari laporan tersebut, anggota melakukan penyelidikan dan mengamankan lelaki RS kemudian, dikembangkan lagi kemudian berhasil mengamankan lima teman lainnya,” ungkap Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar, Ipda Nasrullah, pada Senin (5/4/2021) pada awak media.

Dilanjutkannya, berdasarkan interogasi, para polantas gadungan ini menahan motor korbannya, lalu memeras pelanggar lalu lintas sebanyak kedua kali. Sedangkan kejahatan lainnya, para pelaku kerap menggerebek sebuah hotel dan memeras pengunjungnya.

“Kejahatan yang dilakukan mereka ini dengan cara melakukan perampasan motor dan meminta uang tebusan sudah melakukan dua kali yang sementara diakui, setelah didalami dan dilakukan interogasi terhadap, pelaku kami dapati juga tiga rekaman video di HP-nya adanya aksi penggerebekan di sejumlah hotel dengan modus mengaku sebagai anggota polisi kemudian memeras juga pengunjung hotel,”lanjutnya.

Selain menangkap para pelaku, polisi juga turut menyita sejumlah barang bukti. Dua unit airsoft gun yang digunakan para pelaku untuk menodong korban hingga motor yang ditahannya juga turut disita.

“Barang bukti yang disita dua soft gun, dua badik, satu kontak listrik, HP dan satu motor korban,”pungkasnya.


Komentar