oleh

Polisi Berhasil Amankan Pelaku Sekaligus Pemeran Video Porno di Sekayu Yang Sempat Viral di Medsos

MUSI BANYUASIN — Lantaran permintaan uang Rp 6 juta serta motor tidak dipenuhi oleh pacarnya, Rico Hutapea (25), nekat menyebarkan video mesum dirinya bersama pacarnya yang berstatus isteri orang ke media sosial.

Akibat ulahnya itu, warga Kota Lubuklinggau tersebut diringkus Tim Opsnal Satreskrim Polres Musi Banyuasin (Muba) pimpinan AKP Ali Rojikin, Selasa (12/10/2021) saat berada di tempat persembunyiannya diwilayah Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas (Mura).


Kapolres Muba, AKBP Alamsyah Pelupessy mengungkapkan, penangkapan terhadap pelaku penyebar luas video porno itu bermula dari laporan korban berinisial MU (30), warga Sekayu, di SPK Polres Muba.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim opsnal Satreskrim Polres Muba dipimpin langsung Kasat Reskrim langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan diketahui, pelaku bersembunyi dikawasan Muara Beliti Kabupaten Mura.

“Anggota dipimpin Kasat Reskrim, langsung menuju tempat persembunyian pelaku dan tanpa perlawanan pelaku berhasil ditangkap lalu digelandang ke Mapolres,” ungkap Alamsyah Pelupessy, Kamis (14/10/2021) dalam siaran persnya.

Lanjut Alamsyah, tersangka mengaku motif dirinya menyebarluaskan video mesum tersebut agar korban bercerai dengan suaminya sehingga ia bisa menikahi kekasihnya tersebut.

“Tersangka Rico merekam adegan asusila bersama korban MR itu pada bulan Juli 2021 yang lalu di Kelurahan Kayuara Kecamatan Sekayu Kabupaten Muba. Kemudian video asusila ini disebarkan tersangka, hingga menjadi viral,” bebernya.

Kemudian, Alamsyah menambahkan motif yang kedua tersangka menyebarluaskan video mesum tersebut karena permintaannya tidak dipenuhi korban.

“Permintaannya berupa uang dan sepeda motor tidak dipenuhi korban, maka dari itu pelaku mempublikasikan atau menyebarkan melalui media sosial dimana dampaknya merugikan daripada pihak korban,” terangnya.

Masih kata Alamsyah, selain menangkap tersangka pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa boneka dan sprei yang sesuai didalam Vidionya, termasuk ada 2 buah HP milik pelaku dan juga milik korban .

“Pelaku akan kita kenakan pasal 4 ayat 1 junto pasal 29 undang-undang nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi atau pasal 27 ayat 1 junto pasal 45 ayat 1 undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik, ancaman hukuman penjara minimal 6 bulan dan maksimal 11 tahun penjara dan denda sebanyak 250 juta rupiah atau maksimalnya sebanyak 6 miliar rupiah,” pungkasnya.

Sementara, tersangka Rico mengaku sudah berpacaran dengan MR sejak Maret 2021 lalu. Ia mengaku membuat video asusila itu dikarenakan ditantang oleh korban.

Kami berpacaran sejak Maret 2021 lalu, kala itu dia menelpon saya dari HP, kalau saya sayang sama dia (red, korban) sanggup membuat video mesum itu bersama saya,” ujar pelaku.

Lebih lanjut, ia juga berdalih kalau ia sakit hati, hingga nekat memviralkan video asusila itu.

“Dia (korban) sering menjelekkan saya dimata keluarga. Saya sakit hati, lalu saya nekat memviralkan video tersebut, ” dalihnya tertunduk malu.

Perum GEMA

Komentar