oleh

Pajang Photo Profil Palsu, Pria ini Berhasil Gagahi Remaja 16 Tahun

MUSI RAWAS — Miris nasib yang dialami Bunga (16) warga Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas harus menanggung aib lantaran ia tergoda rayuan gombal kenalannya di media sosial (medsos), Anak Baru Gede (ABG) harus kehilangan mahkotanya dan menanggung aibnya.

Informasi dihimpun, ia diperkosa oleh AR (34), kenalannya di Facebook, setelah janjian ketemuan di pinggir hutan dekat lapangan bola kaki Desa Semangus, Muara Lakitan, Sabtu (31/7/2021), sekitar pukul 15.00 WIB.


Terungkapnya perbuatan asusila tersebut setelah ibu korban NA (39), melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Muara Lakitan, Kamis (12/08/2021), sekitar pukul 18.30 WIB.

Berdasarkan informasi dihimpun, kejadian berawal ketika korban berkenalan dengan tersangka yang merupakan warga Kelurahan Bangun Jaya, Kecamatan Bulang Tengah Suku (BTS) Ulu, Kabupaten Mura, melalui akun medsos facebook.

Tersangka yang memasang foto profil palsu di akun medsosnya membuat korban tertarik dan meladeni rayuan maut tersangka. Tanpa pikir panjang korbanpun mau diajak tersangka untuk bertemu di pinggir hutan dekat lapangan bola kaki.

Hingga tiba waktunya, korban yang tidak menyadari akal bulus tersangka datang ke lokasi yang disepakati sebelumnya. Sementara tersangka dengan otak mesumnya sudah menunggu korban datang.

Saat bertemu, tersangka kembali mengeluarkan jurus rayuan mautnya hingga akhirnya dia berhasil menyetubuhi remaja tersebut. Kemudian tanpa seizin orang tua korban, tersangka membawa korban pergi ke Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin.

Sementara itu, orang tua korban yang menyadari anaknya tidak pulang, langsung mencari korban kemana-mana. Alhasil korban dan tersangka akhirnya berhasil ditemukan orang tua dan keluarga korban.

Tidak terima atas kelakuan tersangka, keluarga korban langsung melapor dan menyerahkan tersangka ke Mapolsek Muara Lakitan. Menerima laporan tersebut, polisi langsung mengamankan dan menangkap tersangka.

Kapolres Mura, AKBP Efrannedy menjelaskan bahwa laporan keluarga korban telah diproses, dan tersangka sudah dilakukan penahanan atas laporan persetubuhan dan melarikan anak dibawah umur.

“Tersangka dijerat dengan pasal 81 UU RI No 17 Th 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No. 01 tahun 2006 tentang perubahan kedua UU No 23 th 2002 tentang perlindungan anak dan atau pasal 332 KUHP,” pungkasnya.

Perum GEMA

Komentar