oleh

Ngaku Intel Kopassus, Agus Diamankan Intel Kodim 0404 dan Denpom Muara Enim

MUARA ENIM — Demi untuk gaya-gaya dan menakuti masyarakat, Agus Maedi (44) seorang warga sipil salah satu karyawan swasta di Muara Enim nekat mengaku sebagai anggota TNI dari Intel Kopassus. Nahasnya aksinya ini akhirnya di tangkap satuan Intel Kodim 0404 Muara Enim dan Subdempom Muara Enim.

“Benar kita telah melakukan penangkapan terhadap tersangka anggota TNI gadungan yang mengaku bertugas sebagi Intel Kopassus. Penangkapan ini kita lakukan oleh anggota Unit Intel Kodim 0404 Muara Enim bekerja sama dengan Anggota Subdenpom Muara Enim pada Sabtu (15/5/2021) beberapa hari lalu, sekitar pukul 01.30 Wib di PLTU Sumsel 8, Desa Tanjung Lalang, Kecamatan Lawang Kidul,”ungkap Dandim 0404 Muara Enim Letkol Inf Erwin Iswari , Senin (17/05/2021) saat di konfirmasi media ini.


Ditambahkan, Dandim pelaku ini motifnya untuk menakut-nakuti masyarakat.

“Modus pelaku ini mengaku sebagai anggota Kopassus dengan motif untuk menakut-nakuti masyarakat,”tambahnya.

Masih kata Dandim, ikhawal penangkapan pada tersangka bermula saat anggotanya dari unit Intel Kodim 0404 /ME yang mendapatkan laporan, bahwa ada salah satu warga yang mengaku sebagai anggota Intel Kopasus.

Setelah mendapatkan laporan tersebut dirinya memerintah anggota unit Intel Kodim 0404/ME untuk melakukan koordinasi dengan anggota Sub Denpom Muara Enim guna melakukan penyelidikan adanya laporan tersebut.

” Tetungkapnya kasus ini berawal dari informasi masyarakat diduga adanya seseorang mengaku anggota TNI aktif di Mess PT ZTPI Indo Dahe, Sumsel 8 atas nama Agus Maedi (44) yang diketahui bekerja sebagai mandor karyawan swasta di PT ZTPI. Dan dikatahui juga bahwa tersangka ini merupakan warga Kampung Buni Pasir Rt/Rw 005/001 Desa Maleber Kecamatan, Karang Tengah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat,” bebernya.

Setelah, melakukan penangkapan terhadap tersangka, sambungnya, pihaknya melakukan Pengeledahan di tempat Kos Agus yang berada di Desa Darmo Kecamatan Lawang Kidul dan Mes PT ZTPI. Pada saat dilakukan pengeledahan didapatkan beberapa barang bukti dan identitas tersangka.

“ Untuk barang bukti yang berhasil kita amankan yaitu 1 stel seragam loreng Kopassus berserta pangkat nama, sepasang sepatu, serta beberapa amunisi aktif dan sajam dan untuk tersangka sendiri sudah diamankan di Subdenpom Persiapan Muara Enim untuk di mintai keterangan lebih lanjut guna akan kita serahkan di Mapolres Muara Enim ,”urainya.

Sementara itu, Kapolres Muara Enim AKBP Danny Sianipar SIK melalui Kasat Reskrim AKP Widhi Andika Dharma SIK membenarkan adanya penangkapan tersangka TNI AD gadungan dari pelimpahan Subdempom Muara Enim.

” Benar adanya kasus tersebut, untuk tersangka sendiri sudah kita amankan di Mapolres Muara Enim, dari limpahan Subdempom Muara Enim dan motif tersangka sendiri mengaku sebagai anggota TNI Kopassus gadungan untuk menakut nakuti masyarakat, dan barang bukti berhasil di amankan yaitu beberapa amunisi senjata aktif, pisau dan seragam TNI lengkap berserta nama,”jelasnya.

Sejauh ini kalau untuk adanya laporan korban, dari pelaku, ditambahnya kasat, tidak ada.

“Pelaku ini akan kita kenakan pasal 2 ayat 1 UU Darurat no. 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara, ” tegasnya.

Sedangkan Humas PT HBAP PLTU Sumsel 8 Tito Fransisco saat dihubungi terkait beredarnya isu tersangka sebagai karyawan perusahaannya. Ia membantah dan menerangkan bahwa pelaku bukanlah merupakan karyawan PT HBAP PLTU Sumsel 8.

” Yang saya tahu yang bersangkutan tersebut bukan karyawan kita, tapi dia kerja di PT ZTPI subcon kita, memang dia awalnya memang mengaku sebagai kopasus TNI, saya juga tahu nya dia TNI tapi ngak tahu kebenarannya soalnya dia ngak pernah berpakaian dinas TNI dari bentuk badannya emang kayak seperti anggota Itu yg saya tahu,”pungkasnya.


Komentar