oleh

Miris! Usai Diperkosa Siswi SMP Ini Diancam Dibunuh

Musi Rawas — Miris nasib dialami remaja 14 tahun yang masih duduk di bangku SMP sebut saja Bunga, Ia harus menanggung ai lantaran di perkosa oleh seorang pria beristri, SDO alias SU (35),warga desa Babat, Kecamatan Suku Tengah Lakitan (STL) Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas (Mura).

Lebih miris lagi usai melampiaskan birahinya, pria beristri ini malah mengancam akan membunuh korban bila menceritakan kejadian tersebut kepada orang lain.


Diketahui, terungkapnya kasus ini setelah orang tua korban melaporkan kejadian itu ke Mapolres Musi Rawas (Mura). Setelah menerima laporan tersebut, Tim Landak Sat Reskrim Polres Mura, langsung bergerak cepat dan meringkus tersangka di kediamannya, Jumat (12/11/2021), sekitar pukul 22.30 WIB.

Kapolres Mura, AKBP Efrannedy, melalui Kasat Reskrim, AKP Dedi Rahmat Hidayat, menjelaskan aksi pemerkosaan itu terjadi pada Senin (25/10/2021), sekitar pukul 18.30 WIB, di kebun milik Darmaji warga setempat.

“Kejadian tersebut berawal ketika korban sedang lewat depan rumah tersangka. Lalu tersangka memanggil korban dan meminta korban menaninya untuk melihat sesajen dikebun karet. Entah sesajen apa yang dimaksud,”ungkapnya, Sabtu (13/11/2021) pada awak media.

Lanjutnya, setiba di kebun karet milik warga setempat, tersangka yang diduga sudah merencanakan niat jahatnya terhadap korban langsung melancarkan aksinya. Usai melampiaskan nafsu birahinya tersangka mengancam korban agar tidak menceritakan apa yang telah dia lakukan terhadap korban kepada orang lain.

“Pelaku ini mengancam korban, bila sampai orang lain tahu dan cerita itu sampai ke telinga istrinya, tersangka mengancam akan membunuh korban. Takut dengan ancaman tersangka, korban sempat tutup mulut. Namun kejadian itu membuat korban trauma dan mengurung diri,”bebernya.

Lebih lanjut, diungkapkan kasat, sadar terhadap perubahan yang terjadi pada korban, orang tua korban kemudian bertanya dan membujuk korban untuk menceritakan apa yang terjadi.

“Korbanpun akhirnya buka mulut dan menceritakan bahwa dia telah diperkosa tersangka,”ujarnya.

Mendengar itu orang tua korban naik pitam dan berinisiatif melaporkan kejadian itu ke Mapolres Mura.

“Setelah lapora nya diterima Tim Landak Turun dan menangkap tersangka,” jelasnya.

Tersangka sendiri dihadapan penyidik mengakui perbuatannya. Menurutnya dia tergoda melihat tubuh korban yang beranjak remaja. Karena itu dirinya berpura-pura minta ditemani korban agar bisa melampiaskan hasratnya kepada korban.

“Tersangka mengaku hanya sekali menggauli korban. Dan saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan insentif untuk proses hukum selanjutnya,”pungkasnya.

Perum GEMA

Komentar