oleh

Mahasiswa Asal Lahat Digelandang Polisi, Renggut Keperawanan Siswi SMA di Pagaralam

PAGARALAM Seorang mahasiswa berinisial RS (20) warga Tanjung Bai, Kabupaten Lahat, terpaksa meringkuk di tahanan Polres Pagaralam. Ia digelandang polisi diduga telah merenggut keperawanan pelajar salah satu sekolah menengah atas di Kota Pagaralam.

Diungkapkan Kapolres Pagaralam, AKBP Arif Harsono melalui Kasat Reskrim, AKP Najamudin, terbongkarnya perbuatan bejat RS, setelah korban mengadu kepada ibunya.


“Dari laporan tersebut, anggota kita berhasil meringkus tersangka RS di kawasan Tinggi Hari,” kata AKP Najamudin didampingi Kanit PPA, Bripka Menda, Selasa (5/10/2021).

Diceritakan, RS memang menjalin hubungan asmara dengan korban. Berjalan delapan bulan. Korban dibujuk rayu tersangka, sehingga korban bersedia menyerahkan kehormatannya. Tersangka RS melakukannya tidak hanya satu kali, namun berulang-ulang di tempat yang berbeda.

“Perbuatan asusila tersebut dilakukan tersangka lebih dari satu kali, dan dilakukan tidak hanya di kediaman korban,”bebernya.

Ditegaskannya, atas perbuatannya pelaku akan disangkakan pasar perlindungan anak.

“Atas perbuatannya tersangka, terancam dijerat Pasal 81 Ayat (1) dan (2) Jo Pasal 76 UU RI No 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua UU RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Jo UU No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,”tegasnya.

Kemudian, ia juga membeberkan bahwa modus tersangka ini sengaja melakukan tipu muslihat ke korban.

“RS bahkan diduga dengan sengaja melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan, atau membujuk atau kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap anak, untuk melakukan persetubuhan. Polisi juga mengamankan barang bukti satu unit mobil pikap yang digunakan RS,”pungkasnya.

Perum GEMA

Komentar