oleh

Kompak! Anak Jual Sabu, Ayah Jadi Pemakai

PALEMBANGKompak apa yang dilakukan Muhammad Jui Romadhon (19), residivis kasus narkoba yang baru saja menghirup udara bebas dari Lembaga Pemasyarakat (LP) anak, kembali diringkus anggota Satres Narkoba Polrestabes Palembang dengan kasus serupa.

Kali ini Jui Romadhon ditangkap bersama bapaknya, Heriyanto (40) dan seorang temannya, Ariansyah (24), warga Jalan Karang Anyar Jeramba III Lorong Sehaluan Kecamatan Gandus Palembang.


Ketiganya dibekuk saat berada di Jalan Kadir TKR, Lorong Jambu, Kecamatan Gandus Palembang, Kamis (30/7/2021), sekitar pukul 06.00 WIB.

Selain tersangka, turut diamankan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 4,21 gram, satu ball plastik bening, satu timbangan digital, satu pipet berbentuk sekop, satu dompet dan uang Rp840 ribu.

“Tersangka Jui ini merupakan residivis kasus yang sama. Kalau kemarin dia masih mengikuti hukum anak, namun kini dia harus mengikuti hukum dewasa,” jelas Kasatres Narkoba Polrestabes Palembang, AKBP Andi Supriadi SIK MH didampingi AKP Tohirin, Jumat (30/07/2021) dalam siaran persnya.

Kata Andi, meski pernah dipenjara karena kasus narkoba, tersangka kembali menggeluti bisnis narkoba jenis sabu.

“Tersangka kembali membangun jaringan bisnisnya yang selama ini memang sudah cukup baik, jadi tinggal meneruskan,”bebernya.

Atas perbuatannya, tambah Andi, pelaku diancam dengan Pasal 114 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1) dan pasal 112 ayat (1) jo pasal 132 (1) Undang-Undang (UU) Republik Indonesia (RI) Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Terkait keterlibat orang tua tersangka dan temannya, Kasat menyampaikan, bahwa urine keduanya positif narkoba. “Keduanya hanya kita rehab saja, beda dengan tersangka, selain urinenya positif, dia juga mengedarkan sabu,” tegasnya.

Sementara, tersangka Jui mengaku kalau sabu yang dijualnya itu dibeli dari seorang bandar Rp1,7juta.

“Dari pembelian itu, saya Cuma dapat untung Rp300 ribu,” pungkasnya.

Perum GEMA

Komentar