oleh

Kepergok Curi Besi Masjid, Satu Ditembak dan Satu Lagi Berhasil Kabur

PALEMBANGDua orang pencuri besi ulir di lokasi pembangunan Masjid Sriwijaya di Jalan Gubernur H Bastari, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Jakabaring, tertangkap basah oleh jajaran unit Pidum dan Tekab 134 Polrestabes Palembang yang sedang melakukan hunting di sekitar TKP.

Adapu kedua pelaku yakni, Juadi alias Adi (29), warga Dusun Sri Kembang, Kelurahan Bujang Batu, Kabupaten Ogan Ilir, dan rekannya yang berhasil kabur.


Lantaran melakukan perlawanan dan mencoba kabur, tersangka Juadi terpaksa dilumpuhkan dengan dua butir timah panas di kaki kirinya. Sedangkan rekannya, berhasil kabur dan masih dalam pengejaran anggota kepolisian Polrestabes Palembang.

Tindak pidana pencurian yang terjadi dihari Rabu malam, (19/5/2021), sekitar pukul 18.30 WIB. Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 30 potong besi ulir berbagai ukuran, dan satu becak motor yang digunakan untuk beraksi.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi melalui Kanit Pidum dan Tekab, AKP Robert P Sihombing, membenarkan penangkapan terhadap pelaku pencurian besi ulir Masjid Sriwijaya.

“Benar, pelaku dua orang. Satu berhasil kita amankan, satu pelaku lagi berhasil kabur dan masih kita buru,” ungkapnya, Kamis (20/5/2021) pada awak media.

Dikatakan Robert, usai meringkus pelaku, pihaknya langsung menghubungi pihak yayasan Masjid Sriwijaya untuk mengecek ke lokasi kejadian.

“Ternyata benar, besi yang dicuri itu milik Masjid Sriwijaya. Akibat kejadian itu, pihak yayasan mengalami kerugian sekitar Rp.200 juta, dan membuat laporan ke Polrestabes Palembang,” jelasnya.

Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolrestabes Palembang, dan masih dalam pemeriksaan intensif. “Pelaku masih diperiksa guna pengembangan lebih lanjut. Untuk satu pelaku lagi, masih kita kejar dan identitasnya sudah dikantongi,”jelasnya.

Sementara, tersangka Juadi mengakui perbuatannya mencuri besi ulir Masjid Sriwijaya bersama temannya Kiki (buron).

“Iya, kami terpaksa melakukannya karena sudah lama nganggur. Rencananya besi itu akan kami jual, dan uangnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,”pungkasnya.


Komentar