oleh

Kasus Oknum ASN Muba, Remas Payudara Bidan Terus Bergulir

Musi Banyuasin — Seorang oknum ASN berinisial AN (30) yang bertugas di Puskesmas kecamatan Batang Hari Leko, dengan kasus pelecahan di depan umum saat bertugas di Puskesmas desa Bukit Selabu, kecamatan Batang Hari Leko, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan terus Bergulir dengan Korban seorang Bidan senior di Puskesmas yang sama.

Tersangka AN telah resmi di tahan untuk 20 hari kedepan, setelah melalui Tahap II, tahap II sendiri merupakan proses penyerahan tersangka dan barang bukti dari pihak penyidik kepolisian kepada pihak Kejaksaan untuk selanjutnya disidangkan di pengadilan, Rabu (30/06/2021) kemarin.


Kajari Musi Banyuasin, Marcos MM Simare Mare, melalui kasi Pidum Habibi mengungkapkan pada awak media jika hari ini (red, Rabu 30/06/2021) penyerahan tersangka dan barang bukti dari pihak PPA Polres Musi Banyuasin, dimana tersangka dijerat pasal 289 KUHP dan 281 ayat 1 dan 2 KUHP.

“Pasal 289 yakni pencabulan dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara dan untuk 281 tentang perbuatan asusilanya nya 2 tahun 8 bulan, tersangka langsung kita bawa ke lapas karena dari pihak penyidik tidak dapat penahanan mengingat untuk mempermudah persidangan,”ungkapnya, Kamis (01/07/2021) pada awak media.

Lanjutnya, terkait jadwal persidangan belum dapat dipastikan, karena pihak Kejaksaan Musi Banyuasin akan menahan tersangka selama 20 hari kedepan terlebih dahulu.

“Dalam jangka waktu itu berkas akan kita limpahkan ke pengadilan sambil menunggu penetapan hari persidangan dari pihak Pengadilan Negeri Musi Banyuasin,” pungkasnya. bukit Selabu, tanggal kejadian 01 februari 2021. Hari Senin sekitar jam 11.30 sampai dengan 12.00 WIB.

Diketahui sebelumnya kejadian tersebut diduga terjadi di Aula Puskesamas bukit Selabu, tanggal kejadian 01 februari 2021 di hari Senin sekitar jam 11.30 sampai dengan 12.00 WIB.

Ketika itu acara sertijab kepala Puskesmas dan kepala TU yang lama dengan Kepala Puskesmas dan Kepala TU yang baru, ketika di sesi saling bersalam-salaman, tiba tiba AN langsung meremas bagian dada M di depan umum.


Komentar