oleh

Isolasi Mandiri, Oknum ASN ini Malah Simpan Sabu

PAGARALAM — Di tengah pandemi Covid 19, Satres Narkoba Polres Pagaralam tetap intens mengungkap kasus narkotika. Kali ini, oknum ASN di lingkup Pemkot Pagaralam terciduk diduga akan melakukan pesta Narkoba.

Adalah LM (45), wanita ini digerebek anggota Satres Narkoba di kediamannya di kawasan Tebat Baru, Kelurahan Tebat Giri Indah, Kecamatan Pagaralam Selatan, pada Senin (5/7) lalu. Tak disangka petugas, saat digerebek, yang bersangkutan tengah melakukan isolasi mandiri karena terpapar Covid 19.


Kapolres Pagaralam, AKBP Dolly Gumara SIK MH melalui Kasatres Narkoba, Iptu Faizal Kamil membenarkan adanya pengungkapan kasus narkotika menggerebek kediaman LM di kawasan Tebat Baru.

“Bersangkutan belum dilakukan penahanan, karena masih melakukan isolasi mandiri,” ungkap Iptu Faizal Kamil, Selasa (13/07/2021) pada awak media.

Lanjutnya, saat dilakukan penggerebekan, LM sempat mengaku tengah menjalani isolasi mandiri. Namun, petugas tetap menjalankan tugas. Karena dari informasi yang diterima akan adanya pesta Narkoba. Di lokasi, petugas tak ciut nyali melakukan penggeledahan.

“Setelah kita melakukan penggeledahan, anggota mendapati dua paket sabu dengan berat bruto 0,2 gram sebagai barang bukti,” bebernya.

Usai pengungkapan kasus ini lantas petugaspun dilakukan pemeriksaan kesehatan. Yang dikhawatirkan anggota Satres Narkoba ikutan terpapar.

“Sebelas anggota kita sudah dilakukan cek kesehatan di Puskesmas terdekat. Saat ini kita masih menunggu hasil Lab pemeriksaan PT-PCR,” urainya.

Masih kata Faizal, lantaran hal itu sebagian anggota masih menjalani isolasi mandiri usai penangkapan, karena tiga hari usai digerebek kediamannya pada tanggal 8 Juli lalu hasil Swab Labkesda Lahat LM dinyatakan positif terpapar Covid 19.

“Karena yang bersangkutan positif Covid 19, maka proses hukum belum bisa dilanjutkan dan belum dilakukan penahanan karena yang bersangkutan masih isolasi mandiri. Namun proses pidananya tetap berjalan,” terangnya.

Menyikapi hal tersebut, Sekda Pagaralam, Samsul Bahri Burlian mengatakan dirinya sudah mendapati informasi salah seorang ASN-nya diduga terlibat penyalahgunaan narkotika. Namun, pihaknya masih menunggu hasil penyelidikannya.

“Ini diperlukan untuk langkah apa yang akan diambil terkait pelanggaran yang dilakukan aparatur negara, sesuai peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Lanjut Jubir Satgas Covid 19 Pagaralam ini, dirinya tak menampik jika yang bersangkutan juga masih dalam proses pemantauan isolasi mandiri. Sebab hasil Swabnya positif (Pemeriksaan Labkesda Lahat, red) pada 8 Juli lalu. Paling tidak guna keperluan penyelidikan hingga 14 hari ke depan. Karena pasien Covid 19 tidak boleh melakukan aktifitas di luar atau kontak di kerumunan, itupun masih dites lagi, agar benar-benar kondisinya bebas corona virus.

“Belum bisa dipastikan apakah yang bersangkutan adalah pengedar atau pemakai. Yang jelas kita lihat saja hasil penyelidikan aparat kepolisian nanti, dan sanksi kepada ASN melanggar disiplin yang diberikan sesuai peraturan berlaku,” pungkasnya.


Komentar