oleh

Gubernur Sumsel: Penganiayaan Jason Terhadap Perawat Sangat Memalukan Daerah

PALEMBANG Peristiwa penganiayaan yang dialami Christina Ramauli Simatupang (28), perawat RS Siloam Sriwijaya Palembang, direspons oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru. Pelaku bernama Jason Tjakrawinata dinilainya telah melakukan perbuatan yang memalukan daerah.

“Ini memalukan sekali. Saya minta kita semua mengambil hikmahnya. Bahwa kejadian seperti ini mungkin saja terjadi karena emosi yang spontanitas. Harapan saya kepada pasien dan keluarga pasien, saat sudah menyerahkan pasien ke RS, percayakanlah penuh,” ungkap orang nomor satu di Sumsel ini, Sabtu (17/4/2021) di Griya Agung Palembang seusai VC bersama Cristina Ramauli Simatupang perawat RS Siloam yang dianiya Jason.


Lanjut HD sapaan akrab mantan Bpati OKUT dua periode ini, insiden tersebut dinilai berdampak buruk terhadap citra daerah. Seharusnya Jason bisa menahan diri tanpa harus melakukan kekerasan terhadap perawat rumah sakit.

“Kekerasan yang dialami Christina ini buruk dampaknya bagi citra daerah sebenarnya. Kita sudah tahu paramedis juga manusia biasa ya. Tentunya, jika ada kesalahan, harus didengarkan dulu alasannya. Minimal dari atasan yang bersangkutan,”ujarnya dihadapan wartawan.

Tegas HD, proses hukum insiden ini tentunya diserahkan penuh kepada kepolisian yang sudah menangani kasusnya.

“Kita serahkan kepada pihak kepolisian untuk dapat menindaklanjuti ini sesuai pasal dan undang-undang yang berlaku terkait penganiayaan yang diderita Christina,”tegasnya.

Namun, HD mengatakan bahwa Pemprov Sumsel akan mengawal proses hukum tersebut. Meskipun hal ini merupakan delik aduan, akan tetapi semua putusan selanjutnya diserahkan kepada lembaga ataupun keluarga korban.

“Tentu lembaga (pihak RS) atau keluarga ataupun Christina punya pertimbangan untuk lanjutkan kasus atau berdamai, karena yang menderita karena dianiaya adalah Christina secara personal dan kejadian itu terjadi saat Christina menjalankan tugasnya di RS,”pungkasnya.


Komentar