oleh

Abis Wik-Wik Bersama Suami, Seorang Guru di Sumsel Nyaris Digarap Adik Ipar

OKI — Entah apa yang ada dipikiran HR (25) warga desa Celikah, Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) ini. Ia dengan sengaja berusaha melakukan percobaan rudapaksa kepada RMS (26) yang tak lain adalah kakak iparnya sendiri, Kamis (30/09/2021) bulan lalu. Akibat perbuatannya ini HR harus mendekam di jeruji Mapolres OKI.

Diketahui, lelaku dan korban tinggal di dalam satu rumah yang sama. Dan pihak keluarga yang mengetahui kejadian tersebut langsung melaporkannya ke Sat Reskrim Polres OKI dan Unit PPA.


Informasi ihimpin perbuatan asusila tersebut dilakukan HR, sekitar pukul 16.30 WIB saat itu korban baru pulang mengajar. Kemudian, bersama suami berada di dalam kamar lalu melakukan hubungan suami istri.

Sekitar pukul 17.00 WIB, suami korban meminta izin keluar rumah untuk membersihkan gerobak roti bakar untuk ia berjualan.

Lantaran kelelahan korban pun terbaring di atas kasur dalam keadaan masih tanpa busana sedangkan pintu masih dalam kondisi terbuka. Lalu, pada pukul 17.15 WIB, dia ingin mandi tetapi karena masih lelah sehingga tertidur kembali.

Sementara itu, pelaku HR mendapati pintu kamar terbuka dan melihat korban yang tidak mengenakkan pakaian, pelaku nekat masuk mencoba melakukan aksinya. Dia meloncat, menindih, menutup mata dan mencium bibir, sehingga korban terkejut.

Menyadari apa yang terjadi padanya, kemudian korban memberontak dan menepis tangan yang menutupi matanya dengan tangan sebelah kanan. Lantaran adanya perlawanan kirba membuat pelaku jadi berdiri dan korban pun juga ikut berdiri. Kemudian korban berteriak dengan keras dan histeris setelah melihat dengan jelas orang yang ingin merudapaksa dirinya adalah si adik ipar.

Lalu pelaku meminta korban untuk diam dengan meletakkan telunjuk ke mulut dan meminta korban untuk diam.

Namun, korban berteriak semakin kuat dan histeris yang membuat pelaku keluar dari kamar tersebut. Korban pun langsung menutup pintu dan berteriak minta tolong. Dan lebih kurang 10 menit kemudian suaminya datang, lalu diceritakannya apa yang telah menimpa dirinya. Hingga akhirnya korban bersama keluarga lainnya melaporkan kejadian itu ke Mapolres OKI.

Kapolres OKI, AKBP Dili Yanto melalui Kasat Reskrim AKP Sapta Eka Yanto didampingi Kanit PPA Ipda Jamal membenarkan penangkapan tersebut dan ia mengungkapkan pelaku telah diamankan di unit PPA Satreskrim Polres OKI.

“Benar kita telah mengamankan seorang tersangka pelaku percobaan pemerkosaan. Hal ini kita lakukan, setelah mendapatkan laporan korban beserta keluarganya dan kita langsung mendatangi TKP dan berhasil mengamankan pelaku yang mencoba melarikan diri,”ungkapnya, Sabtu (16/10/2021) pada awak media.

Ditambahkannya, atas perbuatannya pelaku terancam hukuman penjara maksimal 9 tahun kurungan.

“Pelaku sudah diamankan di Mapolres OKI dan dikenakkan Pasal 289 KUHP atau Pasal 285 Juncto 53 Ayat 1 KUHP dan diancam hukuman maksimal 9 tahun penjara,” pungkasnya.

Perum GEMA

Komentar